Jakarta – Badan Sepak Bola Dunia (FIFA) siap mengalokasikan dana investasi fantastis sebesar 25 juta dolar AS atau sekira Rp391 miliar untuk masing-masing dari 211 asosiasi anggotanya, termasuk PSSI.
Kebijakan ini menjadi angin segar bagi PSSI dalam menyokong pengembangan sepak bola nasional jelang keikutsertaan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 yang dijadwalkan berlangsung pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027.
Alokasi anggaran bernilai besar tersebut merupakan bagian dari FIFA Surplus Solidarity Programme untuk periode 2027-2030, yang diusulkan dalam rapat Dewan FIFA di Zurich, Swiss, menyusul kesuksesan komersial Piala Dunia 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dana bantuan tersebut nantinya wajib diprioritaskan untuk pembinaan infrastruktur, pengembangan sepak bola wanita, kompetisi usia dini, serta proyek jangka panjang.
Suntikan dana masif ini menjadi modal berharga bagi PSSI dalam memperkuat ekosistem sepak bola nasional, terutama saat skuad Garuda besutan John Herdman tengah bersiap menatap Piala Asia 2027 dengan modal positif usai menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Presiden FIFA Gianni Infantino mengklaim peningkatan dana bantuan tersebut merupakan bukti komitmennya melayani seluruh anggota secara merata.
“Dalam sepuluh tahun sejak saya menjadi Presiden FIFA, dana bantuan kita telah melonjak drastis, dari yang semula hanya 1 juta dolar AS kini menyentuh 25 juta dolar AS untuk setiap asosiasi anggota,” ujar Infantino dalam keterangan resminya, Jumat (16/10/2026). Lonjakan anggaran ini berhasil diwujudkan berkat keuntungan bersih organisasi yang diperkirakan menyentuh 5,2 miliar hingga 5,6 miliar dolar AS dari pergelaran Piala Dunia 2026. Meski mengucurkan total investasi hingga 6,35 miliar dolar AS, FIFA dipastikan tetap mengamankan dana cadangan keras sebesar 1,7 miliar dolar AS untuk mengantisipasi situasi yang tidak terduga.
Mekanisme rinci pengajuan, pencairan, hingga audit program dana bantuan ini dijadwalkan bakal difinalisasi pada rapat Dewan FIFA pada Desember 2026 mendatang.
Namun, kebijakan pengucuran dana besar-besaran ini juga hadir di tengah menguatnya isu politik internal organisasi.
Pasalnya, pengesahan resmi program ini akan dibawakan dalam Kongres ke-77 FIFA di Rabat, Maroko, pada 18 Maret 2027, yang bertepatan dengan agenda Pemilihan Presiden FIFA periode berikutnya. Infantino diketahui kembali mencalonkan diri untuk masa jabatan keempat dan akan menghadapi tantangan dari mantan pemain timnas Swiss, Ramon Vega.
Sumber : Viva.co.id











