China Kerahkan Robot Humanoid untuk Patroli Perbatasan

- Penulis

Senin, 16 Februari 2026 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIM | Jakarta – China sedang bersiap menggunakan robot humanoid dalam operasi patroli di pos perbatasan utama dengan Vietnam. Ini adalah langkah besar dalam penerapan kecerdasan buatan (AI) di infrastruktur keamanan negara tersebut.
Robot yang akan dipasang di perbatasan Fangchenggang di wilayah Guangxi dikembangkan oleh UBTech Robotics dan dikenal sebagai model Walker S2. Dengan kontrak senilai sekitar 264 juta yuan (sekitar Rp 643 miliar), robot itu tidak sepenuhnya menggantikan petugas manusia, melainkan dirancang untuk membantu tugas seperti panduan kerumunan, inspeksi, dan dukungan logistik.

Model Walker S2 juga menarik perhatian karena kemampuannya mengganti baterai secara otomatis, memungkinkan operasi hampir 24 jam non-stop tanpa henti. Kemampuan ini menunjukkan ambisi China untuk mengubah robot humanoid dari prototipe menjadi sistem infrastruktur yang andal di lingkungan publik dan industri.

Implementasi robot ini dipandang sebagai uji coba besar dalam penggunaan robot di lingkungan bertrafik tinggi, tempat arus pengunjung, bus, dan truk harus diproses tanpa gangguan. Jika berhasil, teknologi serupa bisa diperluas ke bandara, pelabuhan, atau stasiun kereta api.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Robot-robot tersebut dipersiapkan untuk mendukung petugas perbatasan dalam beberapa fungsi, termasuk memandu antrean pelintas, mengatur kendaraan, serta menjawab pertanyaan dasar dari pelancong. Beberapa unit juga akan melakukan patroli di koridor dan area tunggu untuk memantau kondisi atau potensi gangguan.

Baca Juga:  Usai Laga Arsenal vs Liverpool, Gabriel Martinelli Akui Sudah Minta Maaf Pada Conor Bradley

Meskipun proyek ini terjadi di Asia, ide yang sama juga mulai menarik perhatian di Eropa, terutama di tengah tekanan migrasi yang terus meningkat. Menurut Komisaris Pemerintah Hungaria untuk Kecerdasan Buatan, László Palkovics, teknologi robot humanoid kini telah mencapai titik produksi massal menjadi realistis.

Ia menjelaskan bahwa teknologi ini sudah melewati fase eksperimental dan siap diproduksi massal, terutama dengan keterlibatan sektor otomotif yang kuat di Hungaria. “Teknologi ini sekarang telah melewati fase eksperimental dan siap untuk produksi massal,” kata Palkovics, dikutip dari Hungarian Conservative, Senin (16/2/2026).

Meniru China, badan penjaga perbatasan Uni Eropa, Frontex, telah menggunakan berbagai teknologi untuk memperkuat pengawasan dan kontrol perbatasan otomatis berbasis AI, dan robot humanoid bisa menjadi langkah berikutnya dalam evolusi tersebut.

“Robot patroli humanoid bisa menjadi langkah berikutnya dalam pergeseran bertahap Eropa menuju pengendalian perbatasan otomatis yang didukung AI,” tulis analis dalam sebuah laporan.

Sumber : detik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.beranda-informasimedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan
Update Pemilu Israel: Exitpoll Belum Clear, Gadi Eisenkot Klaim Menang
Rakyat Serbia Rayakan Tumbangnya Vucic yang Berkuasa Sejak 2014
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp18.050 Pagi Ini
6 Juta Anak Selamat Berkat Polri-BNN Bongkar Lab Narkoba 1,2 Ton di Aceh
RI Resmi Pangkas Ekspor Gas, Singapura Beri Respons Tak Terduga
KFC Putus Kontrak dengan Pepsi usai 40 Tahun, Diganti Coca-Cola
Polisi Cabut Rekomendasi Izin Konser Andrea Bocelli di Borobudur
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Update Pemilu Israel: Exitpoll Belum Clear, Gadi Eisenkot Klaim Menang

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Rakyat Serbia Rayakan Tumbangnya Vucic yang Berkuasa Sejak 2014

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp18.050 Pagi Ini

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:45 WIB

6 Juta Anak Selamat Berkat Polri-BNN Bongkar Lab Narkoba 1,2 Ton di Aceh

Berita Terbaru

Internasional

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:24 WIB