Staf Khusus Gubernur: Mualem dan Menteri Pertanian Bahas Percepatan Pemulihan Pertanian Aceh dalam Suasana Hangat

- Penulis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Staf Khusus Gubernur Aceh, Teuku Irsyadi, memastikan pertemuan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Jakarta pada Selasa (4/08) lalu berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Pertemuan tersebut membahas berbagai langkah percepatan pemulihan sektor pertanian Aceh pascabencana hidrometeorologi.

Teuku Irsyadi yang turut mendampingi Gubernur Aceh dalam pertemuan itu mengatakan, pembahasan berlangsung sekitar satu jam dengan suasana terbuka dan konstruktif. Berbagai persoalan dibicarakan secara menyeluruh, mulai dari percepatan pelaksanaan program pemulihan hingga penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Aceh.

“Saya hadir langsung mendampingi Bapak Gubernur dalam pertemuan tersebut. Suasananya sangat hangat, penuh keakraban, dan pembahasannya berlangsung sangat baik. Karena itu kami merasa perlu menyampaikan konteks pertemuan secara utuh agar masyarakat memperoleh gambaran yang lengkap mengenai apa yang sebenarnya dibicarakan,” kata Irsyadi dalam keterangannya di Banda Aceh, Jumat (7/08).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Belakangan, cuplikan singkat dari pertemuan tersebut beredar. Menurut Irsyadi, cuplikan itu hanya menampilkan sebagian kecil dari pembahasan yang berlangsung hampir satu jam sehingga belum sepenuhnya menggambarkan keseluruhan isi diskusi antara Gubernur Aceh dan Menteri Pertanian.

“Kami memahami bahwa masyarakat memperoleh informasi dari berbagai sumber. Namun kami berharap pertemuan itu dapat dipahami secara utuh. Pembahasannya berlangsung sangat positif dan berfokus pada bagaimana pemerintah pusat bersama Pemerintah Aceh dapat mempercepat pemulihan sektor pertanian demi kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Irsyadi menegaskan, pertemuan tersebut berlangsung dalam semangat mencari solusi bersama untuk mempercepat pemulihan sektor pertanian di Aceh. Menurutnya, pembahasan tidak hanya menyangkut dukungan pemerintah pusat, tetapi juga langkah-langkah yang perlu dilakukan agar seluruh program yang telah dialokasikan dapat segera direalisasikan.

Salah satu hal yang menjadi perhatian Menteri Pertanian, lanjut Irsyadi, adalah percepatan realisasi berbagai program yang telah dialokasikan melalui satuan kerja (satker) Kementerian Pertanian maupun pemerintah daerah. Seluruh pihak diharapkan terus mengawal pelaksanaannya agar berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pak Menteri menyampaikan bahwa seluruh program yang sudah berjalan agar terus dikawal pelaksanaannya. Apabila realisasinya berjalan dengan baik, pemerintah pusat siap memberikan dukungan lanjutan untuk Aceh,” katanya.

Baca Juga:  Kampanye Gemarikan, Kak Na Borong Jajanan Sehat di Market Day MIN Model

Selain itu, kata Irsyadi, dalam pertemuan tersebut juga dijelaskan mekanisme pelaksanaan berbagai dukungan pemerintah pusat di sektor pertanian. Sebagian program dilaksanakan melalui satker dan balai di bawah Kementerian Pertanian, sementara sebagian lainnya berada pada satker pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, pemahaman mengenai mekanisme tersebut penting agar masyarakat memperoleh gambaran yang utuh mengenai pelaksanaan program pemulihan pertanian di Aceh.

“Bapak Gubernur juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Menteri atas perhatian yang diberikan kepada Aceh. Harapan keduanya sama, yakni seluruh program yang telah dialokasikan dapat direalisasikan dengan baik sehingga proses pemulihan sektor pertanian berlangsung lebih cepat dan manfaatnya segera dirasakan para petani,” ujar Irsyadi.

Komitmen tersebut juga sejalan dengan pernyataan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang menegaskan bahwa Kementerian Pertanian bergerak cepat memulihkan lahan pertanian Aceh yang terdampak bencana hidrometeorologi.

Menteri Amran mengatakan, Kementerian Pertanian bergerak cepat dengan mengalihkan anggaran yang tersedia untuk mempercepat penanganan lahan pertanian terdampak, bahkan sebelum proses penganggaran pengganti selesai.

“Alhamdulillah, kami bergerak cepat. Bahkan sebelum ada anggaran pengganti, Kementerian Pertanian telah lebih dahulu mengalihkan anggaran untuk mempercepat penanganan lahan pertanian terdampak bencana,” ujar Amran dalam keterangannya.

Menurut Amran, percepatan pemulihan menjadi sangat penting karena lahan pertanian merupakan sumber penghidupan masyarakat sekaligus penopang produksi pangan nasional. Karena itu, lahan yang terdampak harus segera dipulihkan agar petani dapat kembali menanam dan aktivitas produksi tidak terhenti terlalu lama.

Dukungan Kementerian Pertanian mencakup pemulihan dan optimalisasi lahan, penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), benih padi dan jagung, bibit perkebunan, serta berbagai sarana pendukung lainnya untuk mempercepat proses tanam kembali di wilayah terdampak.

Selain itu, Kementerian Pertanian juga memperkuat upaya mitigasi melalui penyediaan benih unggul, penguatan infrastruktur irigasi, bantuan pompanisasi, serta pendampingan kepada petani di daerah rawan bencana sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.beranda-informasimedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang
Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB
Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi
Amran Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas Buntut Kasus Oplos Beras Subsidi
Jual Solar Subsidi 300 Liter, Sopir Dump Truck di Aceh Ditangkap Polisi
Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro
Pj Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan APBA 2027 dalam Rapat Paripurna DPRA
WAGUB ACEH DEK FADH SERAHKAN BANTUAN BUFFER STOCK PENANGGULANGAN BENCANA UNTUK BENER MERIAH DAN ACEH TENGAH
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:58 WIB

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang

Senin, 2 November 2026 - 17:56 WIB

Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Amran Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas Buntut Kasus Oplos Beras Subsidi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro

Berita Terbaru

Internasional

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:24 WIB