Sekda Aceh Tinjau Rehabilitasi Sawah di Aceh Timur, Dorong Percepatan Pemulihan Sektor Pertanian

- Penulis

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIM | ACEH TIMUR – Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA, meninjau langsung pelaksanaan rehabilitasi lahan sawah di Desa Matang Seupeng, Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur, Senin (6/7/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan percepatan pemulihan sektor pertanian pascabencana hidrometeorologi agar aktivitas petani dapat segera kembali normal.

Dalam kunjungan itu, Sekda Aceh didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh T. Roby Irza, Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Azanuddin Kurnia, Kepala Dinas Pengairan Aceh Erwin, Tim Khusus Gubernur Faisal Rizal, Kepala BBRMP Aceh Firdaus, serta sejumlah pejabat dan staf terkait.

Rombongan disambut Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Aceh Timur Erwin Atlizar, S.TP., M.Si., bersama unsur Muspika, perwakilan Pupuk Indonesia, penyuluh pertanian, tokoh masyarakat, dan perwakilan Kelompok Tani Ie Seuneulhop.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kesempatan tersebut, Plt. Kadistanbun Aceh Azanuddin Kurnia melaporkan bahwa rehabilitasi sawah rusak ringan seluas 6.304 hektare telah mencapai progres fisik sekitar 40 persen, sementara rehabilitasi sawah rusak sedang seluas 2.281 hektare telah mencapai 78 persen. Secara keseluruhan, pemulihan sawah rusak ringan dan sedang yang telah dan sedang ditangani melalui kolaborasi Kementerian Pertanian, Pemerintah Aceh, dan pemerintah kabupaten/kota mencapai 40.988 hektare.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Aceh Timur, Erwin Atlizar, melaporkan bahwa di lokasi peninjauan sedang dilakukan olah lahan seluas sekitar 30 hektare yang ditargetkan segera memasuki masa tanam. Ia juga berharap dukungan Pemerintah Aceh untuk mempercepat pasokan air dari Daerah Irigasi Jambo Aye guna mengairi sekitar 350 hektare sawah di 12 desa yang berada di Kecamatan Simpang Ulim dan Pantee Bidari.

Baca Juga:  Panic Buying BBM Melanda Dunia Buntut Perang AS-Israel Vs Iran

Menanggapi hal tersebut, Sekda Aceh langsung meminta Asisten Perekonomian dan Pembangunan untuk berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS). Hasil koordinasi tersebut mendapat respons positif, di mana BWS menyatakan siap melakukan langkah-langkah darurat guna mempercepat pemenuhan kebutuhan air bagi lahan pertanian masyarakat.

Sekda Aceh menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian beserta Satgas Pemulihan dan Rehabilitasi pusat yang terus mendukung percepatan pemulihan sektor pertanian di Aceh. Menurutnya, bangkitnya sektor pertanian dan perikanan akan menjadi penggerak utama pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana.

M. Nasir menegaskan Pemerintah Aceh akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/kota, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta unsur TNI agar seluruh program rehabilitasi dapat diselesaikan tepat waktu. Ia berharap mayoritas sawah yang telah direhabilitasi sudah dapat ditanami pada Juli tahun ini.

Selain itu, Sekda Aceh juga meminta Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh terus mengupayakan solusi terhadap sekitar 16.283 hektare sawah kategori rusak berat yang masih memerlukan penanganan. Ia optimistis, melalui kolaborasi yang kuat, seluruh lahan terdampak dapat dipulihkan secara bertahap sehingga kembali produktif.

Sebelum meninjau lokasi rehabilitasi sawah, Sekda Aceh bersama rombongan juga meninjau jaringan irigasi di depan Kantor Camat Darul Falah. Pada kesempatan itu, ia meminta Dinas Pengairan Aceh dan kontraktor pelaksana mempercepat penyelesaian pekerjaan agar pasokan air segera tersedia dan petani dapat memulai musim tanam tanpa hambatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.beranda-informasimedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang
Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB
Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi
Jual Solar Subsidi 300 Liter, Sopir Dump Truck di Aceh Ditangkap Polisi
Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro
Pj Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan APBA 2027 dalam Rapat Paripurna DPRA
WAGUB ACEH DEK FADH SERAHKAN BANTUAN BUFFER STOCK PENANGGULANGAN BENCANA UNTUK BENER MERIAH DAN ACEH TENGAH
WAGUB ACEH HADIRI MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1448 H DAN DOA BERSAMA PERINGATI SATU TAHUN BENCANA BANJIR DAN LONGSOR DI DATARAN TINGGI GAYO
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:58 WIB

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang

Senin, 2 November 2026 - 17:56 WIB

Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Pj Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan APBA 2027 dalam Rapat Paripurna DPRA

Berita Terbaru

Internasional

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:24 WIB