Rupiah Nyaris Tembus Rp17 Ribu per Dolar AS, Apa Biang Keroknya?

- Penulis

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIM | Jakarta, — Pergerakan nilai tukar rupiah hari ini (19/1) nyaris menyentuh level Rp17 ribu per dolar AS. Adapun sentimen penggerak masih didominasi sentimen dari global.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, pada perdagangan Senin (19/1) pukul 14.34 WIB rupiah berada di level RP16.956 per dolar AS. Level tertinggi yang sempat disentuh terjadi pada pukul 13.44 WIB yakni di level Rp16.960 per dolar AS, melansir Bloomberg.com.

Pagi ini, rupiah dibuka pada level Rp16.906 per dolar AS atau melemah 19 poin atau minus 0,11 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengamat pasar keuangan Ibrahim Assuaibi mengatakan sentimen pelemahan rupiah berasal dari dalam negeri, maupun global. Dari dalam negeri, faktor defisit anggaran RI yang nyaris menyentuh batas maksimal 3 persen, menjadi perhatian pasar keuangan.

“Pemerintah rilis defisit anggaran mendekati 3 persen, artinya fiskal bermasalah. Meskipun Bank Indonesia (BI) intervensi all out, enggak ada artinya,” kata Ibrahim saat dihubungi CNNIndonesia, Senin (19/1).

Adapun faktor pelemahan berasal dari sentimen eksternal, diantaranya dampak perang dagang yang melibatkan Uni Eropa dan Cina, serta penerapan tarif khusus dari Amerika Serikat (AS). Ada juga rencana Presiden AS Donal Trump untuk mencaplok Greenland, serta kondisi geopolitik di Iran.

Ibrahim menambahkan, politik internal AS juga tengah memanas seiring dipanggilnya Ketua Bank Sentral AS (The Fed) Jerome Powell ke Jaksa Agung, terkait politik pembangunan Bank Sentral.

Baca Juga:  Tambahan TKD Rp1,65 Triliun untuk Aceh, Anggaran Bencana Harus Bergerak

Pergerakan nilai tukar rupiah awal 2026 terus mengalami volatilitas. Ibrahim memprediksi, pergerakan rupiah akan berada di rentang Rp16.500 hingga Rp17.200 per dolar AS, sepanjang kuartal pertama.

“Dalam dua hari rupiah akan menyentuh Rp17.000 per dolar AS. Kenapa bukan besok? Karena pasar tengah menunggu rapat Bank Indonesia,” ujarnya.

Ibrahim menilai dengan kondisi pasar keuangan saat ini, BI berpotensi memangkas suku bunga acuan pada rapat besok (20/1). “Besok paling (pelemahan rupiah) 10-20 poin karena ada rapat BI,” tambah Ibrahim.

Senada, Presiden Direktur PT Doo Financial Futures Ariston Tjendra menilai isu pertikaian geopolitik yang memanas seperti konsentrasi pasukan Eropa di Greenland untuk menghadapi AS, intervensi AS di Iran menjadi faktor rupiah melemah

“Itu membuat dolar AS menjadi salah satu aset aman semakin menguat,” ungkap Ariston kepada CNNIndonesia.com, Senin (19/1).

Selain itu, Ariston menambahkan faktor kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang belum mendekati level 6 persen, turut berkontribusi pada pelemahan mata uang Garuda.

“Meskipun sudah banyak stimulus yang diberikan pemerintah dan BI, (masih) memberikan tekanan ke rupiah,” ujarnya.

Sumber : cnnindonesia.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.beranda-informasimedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang
Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB
Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi
Amran Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas Buntut Kasus Oplos Beras Subsidi
Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro
Pj Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan APBA 2027 dalam Rapat Paripurna DPRA
WAGUB ACEH DEK FADH SERAHKAN BANTUAN BUFFER STOCK PENANGGULANGAN BENCANA UNTUK BENER MERIAH DAN ACEH TENGAH
WAGUB ACEH HADIRI MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1448 H DAN DOA BERSAMA PERINGATI SATU TAHUN BENCANA BANJIR DAN LONGSOR DI DATARAN TINGGI GAYO
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:58 WIB

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang

Senin, 2 November 2026 - 17:56 WIB

Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Amran Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas Buntut Kasus Oplos Beras Subsidi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro

Berita Terbaru

Internasional

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:24 WIB