Pemerintah Sudah Tetapkan Hari WFH demi Hemat BBM, Segera Diumumkan

- Penulis

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIM | Jakarta – Pemerintah sudah menetapkan satu hari kerja dari rumah atau work from home (WFH) sebagai efisiensi BBM dampak perang di Timur Tengah (Timteng). Kapan pemerintah akan mengumumkan hari WFH?
“Pokoknya sudah ditetapkan pekan ini,” kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto usai menemani Presiden Prabowo Subianto menerima pengusaha Amerika Serikat (AS) Ray Dalio di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (27/3/2026).

Airlangga mengatakan pemerintah secepatnya mengumumkan hari WFH untuk pegawai pemerintah. Airlangga menilai pengumuman hari WFH tak akan melewati bulan Maret.

“Secepatnya, kan tinggal berapa, bulan ini tinggal berapa hari kan. Jadi masih ada waktu,” ujar Airlangga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa belum bicara banyak soal WFH. Purbaya mengatakan Prabowo terus memantau perkembangan pembahasan hari WFH.

“WFH sudah, kan Pak Presiden monitor langsung begitu. Ini sebentar lagi diumumkan oleh Pak, Pak Menko Perekonomian,” ujarnya.

Baca Juga:  Ini Penjelasan Pertamina soal Harga Asli Pertalite Rp 18.040 Lebih Mahal dari Pertamax

Wakil Ketua Komisi II DPR Aria Bima sebelumnya memandang kebijakan 1 hari WFH dalam sepekan baik untuk penghematan energi. Namun, dia memandang kebijakan itu hanya untuk jangka pendek dan tidak boleh dijadikan solusi tunggal.

“Gagasan ini bisa dianggap baik sebagai langkah taktis jangka pendek, tetapi tidak boleh diperlakukan sebagai solusi tunggal atas persoalan tingginya harga minyak,” kata Aria Bima saat dihubungi, Jumat (27/3).

Legislator PDIP itu memahami pemerintah tengah mengkaji skema kerja fleksibel satu hari dalam lima hari kerja untuk ASN, swasta, dan pemda sebagai respons atas lonjakan harga minyak dunia. Pada saat yang sama, kata dia, kondisi harga minyak memang sedang bergejolak tajam akibat perang yang dimulai AS dan Israel terhadap Iran.

Sumber : detik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.beranda-informasimedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang
Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB
Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi
Amran Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas Buntut Kasus Oplos Beras Subsidi
Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro
Pj Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan APBA 2027 dalam Rapat Paripurna DPRA
WAGUB ACEH DEK FADH SERAHKAN BANTUAN BUFFER STOCK PENANGGULANGAN BENCANA UNTUK BENER MERIAH DAN ACEH TENGAH
WAGUB ACEH HADIRI MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1448 H DAN DOA BERSAMA PERINGATI SATU TAHUN BENCANA BANJIR DAN LONGSOR DI DATARAN TINGGI GAYO
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:58 WIB

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang

Senin, 2 November 2026 - 17:56 WIB

Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Amran Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas Buntut Kasus Oplos Beras Subsidi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro

Berita Terbaru

Internasional

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:24 WIB