Kementerian PU Pulihkan Aceh, 13 Ruas Jalan dan 14 Jembatan Fungsional

- Penulis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pemulihan konektivitas di Aceh setelah sejumlah jaringan jalan dan jembatan nasional terdampak bencana. Hingga 10 Agustus 2026, sebagian besar akses yang sempat terputus telah kembali fungsional untuk mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.

Melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Kementerian PU menangani titik-titik terdampak dengan menyesuaikan kondisi di lapangan. Penanganan dilakukan antara lain melalui penimbunan badan jalan, pemasangan jembatan Bailey, serta penggunaan box culvert dan box container.

Menteri PU, Dody Hanggodo, mengatakan pemulihan dilakukan dengan tetap memperhatikan keselamatan masyarakat dan kemantapan jalan nasional di Aceh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perbaikan dilakukan agar jembatan kembali aman dilalui sehingga konektivitas masyarakat dan distribusi logistik tetap terjaga,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (13/8).

Dari 16 titik jembatan nasional yang sempat terputus, sebanyak 14 jembatan telah kembali fungsional sementara pada lokasi eksisting. Sejumlah jembatan menggunakan Bailey sebagai solusi sementara agar akses masyarakat dapat segera kembali terbuka.

Jembatan yang telah kembali fungsional tersebut meliputi Krueng Meureudu, Teupin Mane, Alue Kulus, Krueng Rongka, Weihni Lampahan, Lawe Mengkudu 1, Simamora II, Weihni Rongka, Timang Gajah, Krueng Tingkeum, Krueng Pelang, Lawe Penanggalan, Krueng Beutong, dan Jamur Ujung.

Sementara itu, dua jembatan masih dalam penanganan. Jembatan Weihni Enang-Enang dapat dilalui menggunakan jalan daerah sebagai jalur pengganti, sedangkan Titi Merah dapat dilalui melalui jalan alternatif.

Pemulihan juga dilakukan pada jaringan jalan nasional yang terdampak bencana. Dari 15 ruas jalan yang sempat terputus, sebanyak 13 ruas telah kembali fungsional sementara, antara lain:

Baca Juga:  KPK OTT Pejabat Imigrasi Jakbar

1. Meureudu – Bts. Pidie Jaya/Bireueun
2. Kota Bireuen – Bts. Bireuen/Aceh Utara
3. Kota Bireuen – Bts. Bireuen/Bener Meriah
4. Bener Meriah/Aceh Tengah – Kota Takengon
5. Genting Gerbang – Celala – Bts. Aceh Tengah/Nagan Raya
6. Bts. Aceh Tengah/Nagan Raya – Lhok Seumot – Jeuram
7. Geumpang – Pameue
8. Pameue – Genting Gerbang
9. Bts. Aceh Tengah/Gayo Lues – Blangkejeren
10. Blangkejeren – Bts. Gayo Lues/Aceh Tenggara
11. Bts. Gayo Lues/A. Tenggara – Kota Kutacane
12. Sp. Uning (Bts. Kota Takengon) – Uwaq (Km 379)
13. Uwaq (KM 379) – Bts. Aceh Tengah/Gayo Lues
Dua ruas lainnya kembali dapat digunakan melalui jalur alternatif. Ruas Bts. Bireuen/Bener Meriah-Bener Meriah/Aceh Tengah menggunakan jalan alternatif di lokasi Jembatan Weihni Enang-Enang, sedangkan ruas Genting Gerbang-Sp. Uning menggunakan jalur alternatif di lokasi Jembatan Titi Merah.

Penanganan tidak hanya dilakukan pada ruas jalan dan jembatan yang terputus. Kementerian PU juga menangani titik bencana lainnya yang mengganggu konektivitas di Aceh.

Dari 362 titik kejadian longsor yang tercatat, seluruhnya telah ditangani. Sementara itu, 37 titik kejadian banjir juga telah kembali fungsional.

Pemulihan jaringan infrastruktur tersebut dilakukan secara bertahap untuk menjaga konektivitas wilayah Aceh. Langkah ini juga sejalan dengan visi PU 608 melalui pembangunan infrastruktur yang andal dan aman untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen.

Sumber : cnnindonesia.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.beranda-informasimedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang
Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB
Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi
Amran Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas Buntut Kasus Oplos Beras Subsidi
Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro
Pj Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan APBA 2027 dalam Rapat Paripurna DPRA
WAGUB ACEH DEK FADH SERAHKAN BANTUAN BUFFER STOCK PENANGGULANGAN BENCANA UNTUK BENER MERIAH DAN ACEH TENGAH
WAGUB ACEH HADIRI MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1448 H DAN DOA BERSAMA PERINGATI SATU TAHUN BENCANA BANJIR DAN LONGSOR DI DATARAN TINGGI GAYO
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:58 WIB

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang

Senin, 2 November 2026 - 17:56 WIB

Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Amran Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas Buntut Kasus Oplos Beras Subsidi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro

Berita Terbaru

Internasional

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:24 WIB