BANDA ACEH – Ketua TP PKK Aceh Marlina Usman, menerima penghargaan sebagai Perempuan Tangguh Bencana oleh Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Aceh, pada malam penganugerahan SMSI Aceh Awards 2026, yang berlangsung di Anjong Mon Mata komplek Meuligoe Gubernur Aceh, Sabtu (5/9/2026).
“Terima kasih kami sampaikan kepada SMSI Aceh atas penghargaan yang kami terima malam ini. Selamat juga kami sampaikan kepada para penerima Awards malam ini. Kerja dan karya Bapak Ibu tentu sangat penting dalam mendukung upaya pemulihan bencana di Aceh, selamat,” ucap Kak Na.
“Penghargaan tentu bukanlah sebuah tujuan tapi apresiasi atas kerja-kerja kita. Penghargaan juga menjadi sebuah sarana pengingat bagi kita, bahwa publik memantau gerak gerik kita, melihat kinerja kita. Karena itu, mari terus berbuat yang terbaik untuk Aceh, untuk seluruh masyarakat Aceh,” sambung Kak Na.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kak Na menambahkan, di era keterbukaan informasi, dan perkembangan dunia digital yang sangat pesat, tak ada hal yang bisa ditutupi, publik akan selalu memantau kinerja aparatur.
“Karena itu, kami mengajak kita semua untuk benar-benar mengabdi dan bekerja untuk rakyat. Untuk itu, kami mengajak SMSI dengan sindikasi media sibernya yang luas untuk terus menjadi mata dan telinga bagi rakyat,” imbau Kak Na.
“Jangan lelah mengingatkan, mengkritik, menyumbang saran. Sebagai pilar keempat demokrasi, keterlibatan teman-teman media, termasuk SMSI dalam pembangunan di segala bidang, tentu sangat dibutuhkan, “kata Kak Na.
Sebagaimana diketahui, perempuan yang akrab disapa Kak Na itu merupakan salah satu perempuan tersibuk di masa tanggap darurat bencana hidrometereologi yang melanda Aceh di penghujung November 2025 lalu.
Saat bencana terjadi, istri Gubernur Aceh itu bahkan berada di pusat bencana. Karena itu, Kak Na tentu memahami kepanikan masyarakat di tengah suasana tanpa aliran listrik serta akses jalan dan jalur komunikasi yang terputus total.
Pada malam Anugerah SMSI Awards 2016, Wakil Gubernur Aceh juga menerima penghargaan untuk kategori Tokoh Penguat Ekonomi Syariah Aceh. []











