Trump Ngaku AS Sedang Negosiasi dengan Ketua Parlemen Iran

- Penulis

Selasa, 31 Maret 2026 - 08:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIM | Jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan Washington sedang bernegosiasi dengan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf. Trump mengatakan bahwa AS akan mengetahui dalam waktu seminggu apakah kedua pihak dapat bekerja sama.

“Kita akan mengetahuinya,” kata Trump kepada New York Post dilansir Anadolu Agency, Selasa (31/3/2026). “Saya akan memberi tahu Anda dalam waktu sekitar seminggu.”

Pernyataan tersebut menyusul komentar Trump sebelumnya bahwa AS sedang berbicara dengan “orang penting” di Iran, tetapi dia tidak dapat mengungkapkan siapa, menambahkan: “Saya tidak ingin mereka dibunuh.”

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintahan Trump juga diam-diam mempertimbangkan Qalibaf sebagai mitra potensial dan bahkan pemimpin masa depan Iran, lapor Politico pekan lalu.

Iran mengatakan belum mengadakan negosiasi langsung dengan AS, kontak baru-baru ini terbatas pada pesan yang disampaikan melalui perantara.

Trump menggambarkan apa yang disebutnya sebagai pergeseran mendasar dalam kepemimpinan Iran, para pemimpin sebelumnya telah digantikan oleh tokoh-tokoh yang menurutnya lebih mudah untuk diajak bekerja sama.

“Terjadi perubahan rezim total karena rezim-rezim masa lalu telah lenyap dan kita berurusan dengan sekelompok orang baru,” katanya, menambahkan bahwa mereka “jauh lebih masuk akal.”

Baca Juga:  Terjaring OTT KPK, Bupati Pati Sudewo Diperiksa 24 Jam di Polres Kudus

Mengenai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, putra mendiang Ayatollah Ali Khamenei, Trump mengatakan bahwa pemimpin tersebut belum terlihat di depan umum dan diyakini terluka parah.

Ketika ditanya apakah Mojtaba masih hidup, Trump mengatakan Washington percaya bahwa ia mungkin masih hidup, tetapi dalam “kondisi yang sangat buruk.”

Mengomentari serangan Iran terhadap infrastruktur regional, termasuk serangan di Kuwait dan Haifa di Israel, Trump mengatakan tanggapan AS akan segera terlihat.

Ketegangan regional terus meningkat sejak Israel dan AS melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, yang menewaskan lebih dari 1.340 orang hingga saat ini, termasuk Ali Khamenei.

Iran membalas dengan serangan pesawat tak berawak dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS, menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur serta mengganggu pasar global dan penerbangan.

Sumber : detik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.beranda-informasimedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan
Amran Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas Buntut Kasus Oplos Beras Subsidi
Jual Solar Subsidi 300 Liter, Sopir Dump Truck di Aceh Ditangkap Polisi
Update Pemilu Israel: Exitpoll Belum Clear, Gadi Eisenkot Klaim Menang
Rakyat Serbia Rayakan Tumbangnya Vucic yang Berkuasa Sejak 2014
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp18.050 Pagi Ini
6 Juta Anak Selamat Berkat Polri-BNN Bongkar Lab Narkoba 1,2 Ton di Aceh
RI Resmi Pangkas Ekspor Gas, Singapura Beri Respons Tak Terduga
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Amran Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas Buntut Kasus Oplos Beras Subsidi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Update Pemilu Israel: Exitpoll Belum Clear, Gadi Eisenkot Klaim Menang

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Rakyat Serbia Rayakan Tumbangnya Vucic yang Berkuasa Sejak 2014

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp18.050 Pagi Ini

Berita Terbaru

Internasional

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:24 WIB