Iran Tolak Negosiasi AS, Ajukan 5 Syarat Damai Utama

- Penulis

Kamis, 26 Maret 2026 - 12:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIM | Iran menegaskan tidak memiliki rencana untuk menggelar pembicaraan langsung dengan Amerika Serikat (AS), meskipun proposal Washington untuk mengakhiri konflik saat ini tengah ditinjau oleh otoritas tertinggi di Teheran.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan komunikasi yang terjadi melalui mediator tidak dapat diartikan sebagai negosiasi langsung dengan AS.

“Pertukaran pesan melalui mediator tidak berarti negosiasi dengan AS,” ujarnya, seperti dikutip Reuters, Kamis (26/3/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, media pemerintah Iran melaporkan bahwa Teheran cenderung menolak tawaran gencatan senjata dari AS dan telah menyiapkan sejumlah syarat untuk mengakhiri perang.

Stasiun televisi pemerintah Press TV, mengutip pejabat senior politik-keamanan yang mengetahui proposal tersebut, menyebut Iran mengajukan tawaran balasan lima poin. Salah satu poin krusial adalah tuntutan agar Teheran memiliki kendali atas Selat Hormuz, yakni jalur pelayaran minyak paling vital di dunia.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya sempat mengemukakan kemungkinan pengelolaan bersama Selat Hormuz oleh AS dan Iran. Namun, tuntutan kedaulatan penuh dari Teheran dinilai sulit diterima Washington.

Baca Juga:  Trump Nyinyir Lagi: Tolong Beritahu Paus Leo, Iran Bunuh 42.000 Orang

Selain itu, Iran juga meminta adanya ganti rugi atas kerugian perang. Secara rinci, syarat yang diajukan meliputi penghentian total serangan, jaminan tidak terulangnya konflik, pembayaran kompensasi yang jelas, penghentian perang di semua front, serta pengakuan atas kedaulatan Iran di Selat Hormuz.

Di sisi lain, Kantor Berita Fars melaporkan adanya peningkatan upaya AS untuk mendorong gencatan senjata dan membuka jalur pembicaraan tidak langsung. Namun, sumber yang dikutip menegaskan Iran menolak pendekatan tersebut.

“Iran tidak menerima gencatan senjata. Tidak logis untuk memasuki proses seperti itu dengan pihak yang melanggar perjanjian,” kata sumber tersebut, seperti dikutip CNBC International.

Sumber itu juga menambahkan bahwa Iran bertekad mencapai tujuan strategisnya dalam konflik sebelum membuka peluang penghentian perang.

Sementara itu, laporan Associated Press menyebut Iran telah menerima rencana perdamaian 15 poin yang diajukan Trump. Namun, klaim tersebut dibantah oleh Teheran, yang menegaskan tidak ada negosiasi langsung yang sedang berlangsung dengan Washington.

Sumber : cnbcindonesia.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.beranda-informasimedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan
Amran Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas Buntut Kasus Oplos Beras Subsidi
Jual Solar Subsidi 300 Liter, Sopir Dump Truck di Aceh Ditangkap Polisi
Update Pemilu Israel: Exitpoll Belum Clear, Gadi Eisenkot Klaim Menang
Rakyat Serbia Rayakan Tumbangnya Vucic yang Berkuasa Sejak 2014
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp18.050 Pagi Ini
6 Juta Anak Selamat Berkat Polri-BNN Bongkar Lab Narkoba 1,2 Ton di Aceh
RI Resmi Pangkas Ekspor Gas, Singapura Beri Respons Tak Terduga
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Amran Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas Buntut Kasus Oplos Beras Subsidi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Update Pemilu Israel: Exitpoll Belum Clear, Gadi Eisenkot Klaim Menang

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Rakyat Serbia Rayakan Tumbangnya Vucic yang Berkuasa Sejak 2014

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp18.050 Pagi Ini

Berita Terbaru

Internasional

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:24 WIB