Harga Minyak Menanjak Jadi US$113 Imbas Trump Ultimatum Iran

- Penulis

Selasa, 24 Maret 2026 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIM | Jakarta – Harga minyak naik pada Senin (23/3) pagi setelah Presiden AS Donald Trump memberi Iran ultimatum 48 jam untuk membuka Selat Hormuz atau menghadapi kehancuran infrastruktur energinya, dan Israel memperingatkan perang masih akan berlanjut selama beberapa pekan lagi.
Dilansir AFP, tak lama setelah pembukaan pukul 22.00 GMT, harga West Texas Intermediate (WTI), patokan minyak mentah AS, untuk pengiriman Mei naik 1,8 persen menjadi sedikit di atas US$100 per barel, sebelum sedikit turun.

Harga minyak mentah Brent Laut Utara untuk pengiriman Mei naik dengan laju yang sama, menjadi US$113,44 per barel sebelum turun menjadi sekitar US$111 sekitar 45 menit setelah perdagangan dimulai.

Sebagai pembanding, pada 27 Februari, sehari sebelum serangan AS-Israel dimulai terhadap Iran, harga minyak mentah tersebut masing-masing berada di level US$67,02 dan US$72,48 per barel.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Trump dan Teheran mengeluarkan ancaman balasan saat perang memasuki minggu keempatnya, dengan orang nomor satu AS itu menuntut Republik Islam membuka kembali Selat Hormuz yang diblokir, yang dilalui sekitar 20 persen pengiriman minyak dan gas dunia.

Kemacetan tersebut hampir menghentikan semua pengiriman minyak bumi melalui jalur air yang sempit itu, dan harga minyak telah melonjak.

Baca Juga:  Pemilik Bisa Ajukan Pengurangan Pajak Kendaraan, Ini Caranya

Pada Sabtu malam, Trump melalui akun Truth Social mengunggah bahwa pasukan AS akan “menyerang dan menghancurkan” pembangkit listrik Iran — “dimulai dengan yang terbesar terlebih dahulu” — jika Teheran tidak sepenuhnya membuka kembali selat tersebut dalam waktu 48 jam, atau pukul 23:44 GMT pada Senin, menurut waktu unggahan.

Militer Iran tak tinggal diam dengan mengatakan akan menargetkan infrastruktur energi dan desalinasi “milik AS dan rezim di wilayah tersebut,” menurut kantor berita Fars.

Sementara itu, Kepala Militer Israel Letnan Jenderal Eyal Zamir mengatakan bahwa pasukannya memperluas kampanye darat mereka melawan Hizbullah yang didukung Iran di Lebanon, dan memperingatkan akan adanya operasi yang panjang.

“Kami sekarang sedang bersiap untuk memajukan operasi darat dan serangan yang ditargetkan sesuai dengan rencana yang terorganisir,” ujarnya pada Minggu kemarin.

Sebagai balasan atas operasi militer AS dan Israel, Iran melakukan serangan rudal dan drone terhadap infrastruktur-khususnya target energi-di negara-negara sekutu Washington, serta terhadap kapal-kapal di Teluk, khususnya yang memasuki Selat Hormuz.

Sumber : cnnindonesia.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.beranda-informasimedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan
Amran Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas Buntut Kasus Oplos Beras Subsidi
Update Pemilu Israel: Exitpoll Belum Clear, Gadi Eisenkot Klaim Menang
Rakyat Serbia Rayakan Tumbangnya Vucic yang Berkuasa Sejak 2014
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp18.050 Pagi Ini
6 Juta Anak Selamat Berkat Polri-BNN Bongkar Lab Narkoba 1,2 Ton di Aceh
RI Resmi Pangkas Ekspor Gas, Singapura Beri Respons Tak Terduga
Menkeu Tegaskan Gaji PNS Tetap Ditransfer ke Rekening Masing-masing
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Amran Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas Buntut Kasus Oplos Beras Subsidi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Update Pemilu Israel: Exitpoll Belum Clear, Gadi Eisenkot Klaim Menang

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Rakyat Serbia Rayakan Tumbangnya Vucic yang Berkuasa Sejak 2014

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp18.050 Pagi Ini

Berita Terbaru

Internasional

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:24 WIB