PIDIE — Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Pidie, Muhammad Junaidi (MJ), SP, mengajak para pedagang dan masyarakat untuk tetap tenang dan menjaga stabilitas aktivitas perdagangan di tengah dinamika kenaikan harga bahan pokok dan barang penting (Bapokting).
Muhammad Junaidi mengatakan, kondisi kenaikan harga sejumlah komoditas perlu disikapi secara bijak oleh seluruh pihak. Pedagang maupun masyarakat diharapkan tidak mengambil langkah yang justru dapat memperkeruh kondisi pasar.
“Kita mengajak para pedagang dan masyarakat untuk tetap tenang. Kalau ada persoalan terkait harga, distribusi maupun biaya operasional, mari disampaikan melalui komunikasi dan dialog dengan pihak terkait,” ujar Muhammad Junaidi, Minggu 27/9/2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, kenaikan harga Bapokting tidak selalu berdiri sendiri, tetapi dapat dipengaruhi oleh sejumlah faktor, mulai dari harga dari daerah pemasok hingga biaya transportasi, BBM, logistik dan distribusi.
Karena itu, kata dia, diperlukan koordinasi antara pelaku usaha, pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya untuk mengetahui persoalan yang terjadi di lapangan sekaligus mencari solusi yang tidak merugikan pedagang maupun masyarakat.
“Pedagang tentu ingin usahanya berjalan dengan baik, sementara masyarakat juga membutuhkan harga yang terjangkau. Karena itu, kepentingan kedua pihak harus sama-sama diperhatikan,” katanya.
Muhammad Junaidi juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya. Menurutnya, kepanikan masyarakat justru dapat memengaruhi pola permintaan dan ketersediaan barang di pasar.
Di sisi lain, Kadin Pidie mendorong pemerintah untuk terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga Bapokting, ketersediaan stok serta kelancaran distribusi hingga ke tingkat pasar.
“Kita berharap pemerintah terus memperkuat pengawasan dan memastikan distribusi barang berjalan lancar. Kalau distribusi lancar, tekanan terhadap harga juga diharapkan dapat diminimalkan,” ujar Muhammad Junaidi.
Ia menegaskan, Kadin Pidie siap menjadi bagian dari komunikasi antara pelaku usaha dan pemerintah dalam menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi dunia usaha, termasuk terkait biaya operasional, distribusi dan daya beli masyarakat.
Muhammad Junaidi kembali mengajak pedagang untuk tetap menjalankan aktivitas perdagangan secara normal serta menyampaikan setiap persoalan melalui jalur komunikasi yang baik.
“Yang paling penting, jangan sampai persoalan harga berkembang menjadi keresahan. Kita dorong semua pihak duduk bersama, menyampaikan kondisi yang sebenarnya dan mencari solusi secara bersama-sama,” pungkasnya.











