Amran Copot Sementara 14 Pejabat Kementan, Nonjob Mulai Hari Ini

- Penulis

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Amran Sulaiman kembali melakukan bersih-bersih di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan). Kali ini, sebanyak 14 pejabat dicopot dari jabatannya karena diduga melakukan penyimpangan yang berkaitan dengan uang hingga bernilai miliaran rupiah.

Pencopotan tersebut dilakukan bersamaan dengan pelantikan lebih dari 30 pejabat Eselon II di lingkungan Kementan. Amran mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari penyegaran sekaligus hukuman bagi pejabat yang diduga melakukan pelanggaran.

“Hari ini kami melantik 30 lebih Eselon II. Kami lantik, ini penyegaran dan hukuman. Ada 14 kami copot, ada Eselon I, ada Eselon II, ada Eselon III, dan tidak diberi jabatan, sementara diperiksa. Kalau ini betul-betul merugikan negara, kami serahkan ke penegak hukum. Kami tindak tegas,” kata Amran dalam konferensi pers di Auditorium Kementan, Jakarta, Selasa (18/8/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tetapi sebaliknya, kalau terbukti dia tidak melakukan apa-apa, kami akan lantik kembali, kami akan promosikan kembali,” sambungnya.

Amran menegaskan, pencopotan dilakukan dengan mengedepankan prinsip meritokrasi. Bahkan, dia mengungkapkan terdapat salah satu pejabat yang dicopot yang merupakan keluarga dekatnya.

“Jadi kita harus sportif, meritokrasi. Bahkan di antara mereka ada salah satu keluarga dekat saya. Tapi ini dilakukan atas nama negara. Di sini kita harus adil pada mereka, meritokrasi, merit system, karena kalau tidak kita sama juga kalau beternak kejahatan, membiarkan kejahatan terjadi di Kementerian Pertanian,” tutur dia.

“Oleh karenanya itu, kami mengambil langkah tegas, 14 orang (dicopot dari jabatannya) ada Eselon I, Eselon II, dan Eselon III. Semua non-job mulai hari ini,” tegasnya.

Saat ditanya mengenai bentuk pelanggaran yang dilakukan para pejabat tersebut, Amran menyebut dugaan pelanggaran berkaitan dengan uang dengan nilai miliaran rupiah.

“Pelanggarannya, intinya hubungannya dengan uang, dan ada miliaran nilainya. Ini nilainya nanti total yang jelas miliaran total. Saya beri waktu Irjen (Inspektur Jenderal Irham Waroihan) mengusut sampai paling lambat 3 bulan, kalau bisa 1 bulan selesai,” kata Amran.

Amran juga membuka kemungkinan adanya pencopotan pejabat lainnya. Dia mengatakan proses pemeriksaan masih berjalan dan pejabat yang nantinya terbukti memiliki dugaan pelanggaran akan kembali ditindak.

Menurutnya, keputusan mencopot 14 pejabat tersebut juga telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto. Laporan itu, kata dia, mendapat respons tegas dari Presiden.

“Masih ada (yang akan ditindak), tetapi didalami dulu. Kalau bersalah, ada dugaan bersalah, copot lagi. Nggak bisa, kami itu perintah Presiden, dan kami laporkan ke bapak Presiden. Tiga hari lalu kami laporkan ‘Pak ada ini copot’, beliau bilang satu, katanya ‘gaspol’ Bapak Presiden,” ujarnya.

Ia menegaskan proses bersih-bersih tersebut belum berhenti pada 14 pejabat yang dicopot saat ini. Ketika ditanya mengenai kemungkinan pencopotan dalam jumlah lebih besar, dia memilih menyebut penindakan yang dilakukan saat ini sebagai tahap awal.

“Ooh itu belakangan, itu bab 2, ini bab 1. Tunggu aja,” ucap dia.

Menurut Amran, penindakan terhadap pejabat yang diduga melakukan pelanggaran merupakan bagian dari upaya membangun sistem merit di Kementan. Dia menilai praktik penyimpangan tidak akan berhenti hanya dengan mengganti orang, sehingga sistem pengawasan harus diperkuat.

Baca Juga:  Pj Gubernur Safrizal Resmikan Gedung Baru Dinas Perkim Aceh, Minta ASN Kerja Lebih Baik

“Jadi gini, kejahatan tidak akan pernah berakhir sampai kiamat. Oleh karena itu, kita yang harus membangun sistem merit sistem, dan semua patuh pada sistem, sistem yang jadi panglima, hukum jadi panglima, bukan menterinya yang jadi panglima, nggak boleh,” tegas Amran.

“Dan ada juga yang dulu dikasih hukum, terus ternyata kesalahannya tidak signifikan, tadi dilantik. Kami lantik tadi, dulu pernah saya copot, turunkan jabatan, tapi ini kelalaian dan tidak signifikan kerugian negara, jadi kami lantik tadi,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Amran juga memberikan pesan tegas kepada para pejabat yang baru dilantik agar tidak melakukan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

“Jangan korupsi, jangan kolusi, nepotisme. Nggak boleh! Tingkatkan kinerja,” tegas dia.

Berikut 37 pejabat Kementerian Pertanian yang dilantik hari ini:
• Dr. Yudi Sastro, S.P., M.P.

◦ Staf Ahli Bidang Lingkungan Pertanian

• Ayun Kristiyanto, S.H., M.H. – Kepala Biro Hukum

• Indra Zakariya Rayusman, S.H., M.H. – Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian

• Muhammad Sidiq, S.TP., M.M. – Direktur Alat dan Mesin Pertanian Prapanen

• Husnain, S.P., M.P., M.Sc., Ph.D. – Sekretaris Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian

• Gunawan, S.P., M.Si. – Sekretaris Ditjen Tanaman Pangan

• Andi Muhammad Idil Fitri, S.E., M.M. – Direktur Aneka Kacang dan Umbi

• Dr. Muhammad Agung Sunusi, S.P., M.Si. – Direktur Perbenihan Hortikultura

• Dr. Ir. Tommy Nugraha, M.M. – Direktur Buah dan Florikultura

• Dr. Ir. Sudi Mardianto, M.Si. – Direktur Sayuran dan Tanaman Obat

• Dr. Ir. Leli Nuryati, M.Sc. – Direktur Pelindungan Hortikultura

• Mutiara Sari, S.TP., Ph.D. – Direktur Hilirisasi Hasil Perkebunan

• Handi Arief, S.T., M.A.P. – Sekretaris Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian

• Eko Nugroho Dharmo Putro, S.Kom., M.A.P. – Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian

• drh. Dinar Hadi Wahyu Hartawan, M.Sc. – Kepala Balai Besar Veteriner Maros

• Dr. drh. I Gde Eka Budhiyadnya, M.P. – Kepala Balai Besar Veteriner Denpasar

• Dr. Ir. Muhammad Thamrin, M.Si. – Kepala Balai Besar Pengembangan Sistem Modernisasi Pertanian

• Endro Gunawan, SP., ME., Ph.D. – Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Lampung

• Andry Polos, S.Kom., M.Si. – Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Banten

• Dr. Wahida Annisa Yusuf, SP., M.Sc. – Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Kalimantan Selatan

• Kamri Alwi, S.Pi., M.Si. – Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Tenggara

• Dr. Gunawan, S.TP., M.Si. – Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Maluku

• Dr. Ir. Ahmad Dedy Syathori, S.ST., M.Si. – Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian Lembang

• Dr. Ismaya Nita Rianti Parawansa, S.P., M.Si.

◦ Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

◦ Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP).

Sumber : cnbcindonesia.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.beranda-informasimedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang
Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB
Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi
Amran Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas Buntut Kasus Oplos Beras Subsidi
Jual Solar Subsidi 300 Liter, Sopir Dump Truck di Aceh Ditangkap Polisi
Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro
Pj Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan APBA 2027 dalam Rapat Paripurna DPRA
WAGUB ACEH DEK FADH SERAHKAN BANTUAN BUFFER STOCK PENANGGULANGAN BENCANA UNTUK BENER MERIAH DAN ACEH TENGAH
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:58 WIB

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang

Senin, 2 November 2026 - 17:56 WIB

Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Amran Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas Buntut Kasus Oplos Beras Subsidi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro

Berita Terbaru

Internasional

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:24 WIB