Pemerintah Aceh Fasilitasi Peralihan RSUD Cut Meutia dari Aceh Utara ke Lhokseumawe

- Penulis

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Pemerintah Aceh memfasilitasi peralihan kepemilikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Meutia dari Pemerintah Kabupaten Aceh Utara untuk Pemerintah Kota Lhokseumawe. “Semakin cepat selesai semakin baik, sehingga dapat memaksimalkan pelayanan kesehatan,” kata Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), Rabu (29 Juli 2026).

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, mengatakan Gubernur Mualem telah mengarahkan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir Syamaun, secepatnya memanggil kedua belah pihak dan menyertakan Kementerian Kesehatan. Sehingga berlangsung pertemuan di Ruang Rapat Sekda Aceh di Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, pada Rabu (29 Juli 2026).

Menurut Sekda Nasir, sebetulnya peralihan kepemilikan RSUD Cut Meutia ini sudah berlangsung lama, namun belum selesai-selesai. “Saat ini malah menjadi krusial, sebab berdampak pada program revitalisasi dan modernisasi fasilitas kesehatan dari Presiden Prabowo,” kata Sekda Nasir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Persoalannya, program tersebut hanya diberikan untuk satu RSUD di setiap daerah, sedangkan di Aceh Utara terdapat dua RSUD yaitu RSUD Cut Meutia yang berlokasi di Kota Lhokseumawe, dan RSUD dr. Muchtar Hasbi berada di Lhoksukon, Aceh Utara. “Kondisi seperti ini bisa mengorbankan salah satu RSUD, atau malah dua-duanya nggak mendapatkan bantuan,” kata Nasir.

Karena Kota Lhokseumawe menjadi satu-satunya daerah yang tak ada RSUD di Aceh, maka Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Prof Dr Asnawi Abdullah, menyarankan agar mengalihkan RSUD Cut Meutia ke Pemkot Lhokseumawe.

Jika dialihkan, maka di dua daerah tersebut terdapat dua rumah sakit yang mendapat bantuan Kemenkes.“ Kemenkes leluasa dalam memberi bantuan dan tak repot dalam mengembangkan RSUD di Aceh Utara,” kata Asnawi yang mengikuti rapat tersebut secara daring.

Baca Juga:  Kepergok Jual Nasi saat Puasa di Banda Aceh, Ayam Goreng Disita Satpol PP

“Sayang sekali, ini sebenarnya untuk pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang lebih baik lagi. Bagaimana caranya agar bantuan-bantuan yang sedang gencar-gencarnya dilakukan Kemenkes bisa sampai ke Lhokseumawe dan Aceh Utara.”

Asnawi mengakui peralihan RSUD Cut Meutia diserahkan kepada Pemkot Lhoksemawe membutuhkan kompensiasi. Sebagai kompensasinya, Kemenkes akan mengembangkan RSUD dr. Muchtar Hasbi dengan lebih baik lagi, terutama berkaitan dengan akreditasinya.

Di tempat yang sama, Asisten II Setkab Aceh Utara, M Nasir, mengatakan Pemkab Aceh Utara tidak keberatan dengan opsi kompensasi yang disampaikan Kemenkes. “Namun Aceh Utara menginginkan agar Kemenkes terlebih dahulu melakukan revitalisasi RSUD dr Muchtar Hasbi, baru kemudian diikuti dengan penyerahan RSUD Cut Meutia ke Pemkot Lhokseumawe,” katanya.

Sedangkan Walikota Lhokseumawe, Dr Sayuti, sangat berharap agar RSUD Cut Meutia beralih kepada Pemkot Lhokseumawe. “Saya ingin memastikan pelayanan kesehatan berjalan dengan baik di Kota Lhokseumawe, jika ada RSUD maka kami bisa memastikannya,” katanya.

Sayuti menyebutkan Lhokseumawe adalah satu-satunya daerah di Aceh yang belum ada RSUD, sementara Aceh Utara memiliki dua RSUD. “Rasanya tidak adil bagi kami. Namun, saat ini adalah momentum yang tepat untuk peralihan RSUD Cut Meutia, di saat Presiden Prabowo sedang menjalankan program revitalisasi pelayanan kesehatan,” katanya.

Menutup rapat, Sekda Nasir mengatakan soal kompensasi yang diinginkan Aceh Utara perlu dicarikan skemanya. “Apakah cukup dengan jaminan dari Pemerintah Aceh dan diketahui oleh Kemenkes. Kalau bisa seperti itu, maka ini segera kita selesaikan,” katanya. Selanjutnya, akan dibahas mekanisme pemberian kompensasi kepada Aceh Utara.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.beranda-informasimedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang
Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB
Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi
Amran Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas Buntut Kasus Oplos Beras Subsidi
Jual Solar Subsidi 300 Liter, Sopir Dump Truck di Aceh Ditangkap Polisi
Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro
Pj Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan APBA 2027 dalam Rapat Paripurna DPRA
WAGUB ACEH DEK FADH SERAHKAN BANTUAN BUFFER STOCK PENANGGULANGAN BENCANA UNTUK BENER MERIAH DAN ACEH TENGAH
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:58 WIB

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang

Senin, 2 November 2026 - 17:56 WIB

Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Amran Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas Buntut Kasus Oplos Beras Subsidi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro

Berita Terbaru

Internasional

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:24 WIB