Gubernur Mualem Pastikan Hilirisasi Migas Blok Andaman

- Penulis

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), memastikan hilirisasi akan berjalan dengan ladang minyak dan gas (migas) Andaman. “Gas alam melimpah, kita harus persiapkan diri dengan matang,” kata Mualem di Jakarta, Rabu (1 Juli 2026). “Lampu hijau hilirisasi sudah kita dapatkan.”

Gubernur Mualem mengakui bahwa Blok Andaman menjadi peluang yang sangat besar untuk membangun ekonomi Aceh. Jika hanya bicara finansial, kata Mualem, maka pembahasannya sebatas pembagian hak bagi Aceh dalam bentuk nominal rupiah.

Namun, Gubernur Mualem menginginkan Blok Andaman menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi Aceh. “Mengembangkan sumber daya manusia, dan kemanfataan lainnya. Karena itu, perlu perencanaan yang matang. Itu tidak semudah membalikkan telapak tangan,” katanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mualem menyampaikan pernyataannya tersebut melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh, Dr Nurlis Effendi. Mengenai hilirisasi migas Blok Andaman, Pemerintah Aceh sudah beberapa kali membahasnya dalam rapat yang selalu dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir Syamaun.

Disebutkan, di kawasan Andaman terdapat enam blok migas utama, yaitu Andaman I, Andaman II, Andaman III, Central Andaman, South Andaman, dan South West Andaman. Tahap awal adalah Lapangan Gas Tengkulo di Wilayah Kerja South Andaman yang akan dikerjakan oleh Mubadala Energy. “Project inilah yang mengawali pergerakan hilirisasi,” katanya.

Hilirisasi pun dimulai dari KEK Arun Lhokseumawe, sehingga linier dengan program strategis nasional. Presiden Prabowo sudah merancang 77 proyek strategis nasional yang tertuang dalam dalam RPJMN 2025-2029, salah satunya adalah Pengembangan KEK Arun Lhokseumawe. Selain itu juga sejalan dengan RPJMA 2025-2029.

Baca Juga:  Rating Calvin Verdonk di Laga Lille Vs Brest 1-1: Turun dari Cadangan, Main 36 Menit

Langkah hilirisasi itu sangat masuk akal. Sebab didukung gas dan kondensat yang melimpah dari Lapangan Gas Tengkulo di Wilayah Kerja South Andaman. Sejauh ini, dari 300 MMSCFD dari lapangan tangkulo blok south andaman baru ada komitmen GSA (Gas Sale Agreement) sebesar 160 MMSCFD dengan PLN. “Jadi sangat banyak peluang untuk pertumbuhan industri,” katanya.

Dalam bahasa sederhana, Nurlis menyampaikan, bahwa gas tersebut dapat menghasilkan methanol dan hydrogen. “Di sini saja, sudah mesti dibuat persiapan membangun pabrik methanol. Methanol ini masuk dalam program strategis nasional biodiesel. Biodiesel dari kelapa sawit membutuhkan campuran methanol,” katanya.

Kemudian, 7.500 barel kondesat per hari dari Wilayah Kerja South Andaman akan menghasilkan nafta dan kerosin yang dibutuhkan pabrik cat, serta gasoline untuk bahan bakar minyak seperti solar dan premium. “Jadi kondensat ini mendorong berdirinya refinery. Dampak ekonomi terjadi setelah berdirinya berbagai industri tersebut,” katanya.

Diakui, Aceh membutuhkan SDM yang tidak sedikit. “Di sinilah pengembangan pendidikan perlu dilakukan. Mubadala kita harapkan dapat berperan mendidik SDM Aceh,” katanya. “Itulah sebabnya, Gubernur Mualem menginginkan persiapan perencanaan yang matang, dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk kepentingan Aceh,” kata Nurlis.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.beranda-informasimedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang
Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB
Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi
Amran Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas Buntut Kasus Oplos Beras Subsidi
Jual Solar Subsidi 300 Liter, Sopir Dump Truck di Aceh Ditangkap Polisi
Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro
Pj Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan APBA 2027 dalam Rapat Paripurna DPRA
WAGUB ACEH DEK FADH SERAHKAN BANTUAN BUFFER STOCK PENANGGULANGAN BENCANA UNTUK BENER MERIAH DAN ACEH TENGAH
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:58 WIB

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang

Senin, 2 November 2026 - 17:56 WIB

Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Amran Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas Buntut Kasus Oplos Beras Subsidi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro

Berita Terbaru

Internasional

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:24 WIB