Nyak Sandang, Penyumbang Pesawat Pertama RI Asal Aceh, Meninggal Dunia di Usia 100 Tahun

- Penulis

Selasa, 7 April 2026 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIM | ACEH JAYA – Sosok Nyak Sandang, warga Kabupaten Aceh Jaya, yang ikut menyumbangkan harta kekayaannya untuk pembelian pesawat terbang pertama Indonesia meninggal dunia. Tokoh masyarakat Aceh Jaya itu mengembuskan napas terakhir di rumahnya di Desa (Gampoeng) Lhuet, Kecamatan Jaya.

“Iya benar, Nyak Sandang (ayah) meninggal dunia siang tadi sekitar pukul 12.00 WIB,” kata Camat Kecamatan Jaya, Syamsuddin Rani, saat dikonfirmasi Kompas.com via telepon, Selasa (7/4/2026).

Syamsuddin mengatakan, warga Aceh Jaya kini tengah berduka atas kehilangan sosok Nyak Sandang yang selama ini menjadi tokoh masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami semua berduka atas kepulangan beliau,” ujarnya. Sementara itu, cucu Nyak Sandang, Ataillah mengatakan, selama ini almarhum tidak sedang dalam kondisi sakit berat, namun kondisinya sudah melemah karena faktor usia.

“Kondisinya memang sudah melemah, tapi bukan sakit parah yang harus dirawat di rumah sakit. Usia beliau genap sekitar 100 tahun,” katanya singkat.

Jasa untuk Pembelian Pesawat Pertama RI

Diketahui, Nyak Sandang sempat viral dan menjadi sorotan di tanah air atas jasanya sebagai salah satu warga negara yang ikut menyumbangkan harta kekayaannya kepada pemerintah agar bisa membeli pesawat terbang pertama di Indonesia.

Nyak Sandang yang saat itu berusia 23 tahun menjual sepetak tanah dan 10 gram emas dengan harga Rp 100. Nyak Sandang pun menyerahkan hasil penjualan hartanya itu kepada negara.

Baca Juga:  Jadi Penasihat Khusus Presiden, Said Iqbal Janji Hapus Outsourcing

Saat itu, Soekarno menerima sumbangan dari masyarakat Aceh sebesar SGD 120.000 dan 20 kilogram emas murni. Dengan uang itu, Soekarno membeli dua unit pesawat terbang yang masing-masing diberi nama Seulawah R-001 dan Seulawah R-002.

Pernah Bertemu Presiden Jokowi

Sosok Nyak Sandang sempat diundang ke Istana Negara untuk bertemu Presiden Joko Widodo pada Rabu (21/3/2018). Dalam pertemuan tersebut, Nyak Sandang mengutarakan sejumlah permohonan kepada Presiden Jokowi.

Pertama, Nyak Sandang memohon bantuan agar ia mendapatkan layanan operasi katarak. Presiden Jokowi berjanji mengurusnya. “Baik, nanti saya uruskan untuk kataraknya. Katarak, kan, operasi ringan, besok tolong dicek ke rumah sakit untuk kataraknya,” kata Presiden. Kedua, Nyak Sandang juga memohon Presiden Jokowi mendirikan masjid di kampung halamannya di Lamno, Aceh. Presiden juga berjanji akan mengirimkan tim untuk mengecek terlebih dahulu kondisi di sana.

Ketiga, Nyak Sandang ingin sekali menunaikan ibadah haji. Soal ini, Jokowi mengatakan bahwa ibadah haji memerlukan sejumlah syarat dan akan dikomunikasikan terlebih dahulu dengan Menteri Agama.

Sambil menunggu kepastian keberangkatan haji, Presiden menawarkan Nyak Sandang untuk pergi umrah terlebih dahulu.

Sumber : kompas.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.beranda-informasimedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang
Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB
Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi
Amran Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas Buntut Kasus Oplos Beras Subsidi
Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro
Pj Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan APBA 2027 dalam Rapat Paripurna DPRA
WAGUB ACEH DEK FADH SERAHKAN BANTUAN BUFFER STOCK PENANGGULANGAN BENCANA UNTUK BENER MERIAH DAN ACEH TENGAH
WAGUB ACEH HADIRI MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1448 H DAN DOA BERSAMA PERINGATI SATU TAHUN BENCANA BANJIR DAN LONGSOR DI DATARAN TINGGI GAYO
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:58 WIB

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang

Senin, 2 November 2026 - 17:56 WIB

Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Amran Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas Buntut Kasus Oplos Beras Subsidi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro

Berita Terbaru

Internasional

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:24 WIB