Mendagri Minta Tambah Ribuan Personel Polri dan TNI untuk Bersihkan Lumpur Sumatera

- Penulis

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIM | JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta 5.000 personel tambahan Bawah Kendali Operasi (BKO) dari Polri dan 10.000 personel TNI untuk membersihkan lumpur pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera. Menurutnya, pembersihan lumpur perlu dipercepat, utamanya di sungai dan daratan. Area ini juga termasuk gang-gang, rumah-rumah, toko, dan lain-lain.

“Saya minta Pak Kapolri, saya sampaikan mohon dukungan Satgas DPR. Paling nggak 5.000 lah. Nanti daerahnya dimana kita lihat nanti, petanya,” kata Tito dalam rapat koordinasi, dikutip dari tayangan langsung TVR Parlemen, Sabtu (10/1/2026).

“Dan kemudian saya sampaikan juga kepada Pak Maruli (Kepala Staf Angkatan Darat), kira-kira bisa nggak 10.000. Karena kalau cuma 1.000 aja tenggelam,” imbuh Tito.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tito mengungkapkan, permintaan ini sudah disampaikannya kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat retreat di Hambalang, Bogor, pekan ini. Ia berpendapat, penambahan personel Polri dapat dilakukan saat ini sebelum memasuki bulan puasa dan Hari Raya Idul Fitri sekitar Februari-Maret 2026.

Baca Juga:  Prabowo Sering ke Luar Negeri, Seskab Teddy: Investasi Masuk Rp 2.430 Triliun ke RI

“Kemarin waktu itu, beliau (Kapolri) nambah 1.000 sebelum Nataru. Alasan Pak Kapolri, karena semua kekuatan sedang fokus di Nataru, Natal Tahun Baru. Nah, sekarang Nataru sudah selesai. Mumpung sebelum Lebaran, sebelum Ramadhan. Sebelum Ramadhan, kalau Ramadhan capek nanti kerja. Jadi, harus digenjot di time window ini, di periode waktu ini,” ucap Tito.

Ia mengakui, penambahan 1.000 personel Polri belum cukup untuk membantu pembersihan lumpur dan penanganan pemiluhan di berbagai area.

Tito menggambarkan, 1.200 Praja IPDN yang belum lama dikirimnya pun hanya dapat ditempatkan di Aceh Tamiang, untuk membantu administrasi pemerintahan dan perbantuan lainnya. “(Mereka) hanya bisa fokus di tempat-tempat dinas-dinas di Tamiang saja. Kita belum lihat di Aceh Timur masalah, Gayo Luwes ada masalah, nanti kita akan lihat,” jelas Tito.

Sumber: kompas.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.beranda-informasimedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang
Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB
Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi
Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro
Pj Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan APBA 2027 dalam Rapat Paripurna DPRA
WAGUB ACEH DEK FADH SERAHKAN BANTUAN BUFFER STOCK PENANGGULANGAN BENCANA UNTUK BENER MERIAH DAN ACEH TENGAH
WAGUB ACEH HADIRI MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1448 H DAN DOA BERSAMA PERINGATI SATU TAHUN BENCANA BANJIR DAN LONGSOR DI DATARAN TINGGI GAYO
Hadiri Verifikasi Lapangan Evaluasi PUG, Pj. Sekda Aceh Dorong Pembangunan Responsif Gender
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:58 WIB

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang

Senin, 2 November 2026 - 17:56 WIB

Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Pj Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan APBA 2027 dalam Rapat Paripurna DPRA

Berita Terbaru

Internasional

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:24 WIB