Trump Batal ke Pakistan Negosiasi dengan Iran, Alasannya Karena Ini..

- Penulis

Minggu, 26 April 2026 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIM | Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membatalkan perjalanan Witkoff dan Kushner ke Pakistan. Sejatinya perjalanan Trump ke Islamabad, Pakistan untuk bertemu dengan pihak dalam rangka negosiasi.
Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Trump dalam sebuah postingannya di Truth Social, dikutip Minggu (26/4/2026).

“Terlalu banyak waktu terbuang untuk perjalanan, terlalu banyak pekerjaan! Selain itu, ada perselisihan internal dan kebingungan yang luar biasa di dalam ‘kepemimpinan’ mereka,” tulis Trump. “Tidak ada yang tahu siapa yang memimpin, termasuk mereka sendiri. Selain itu, kami memegang semua kartu, mereka tidak punya apa-apa! Jika mereka ingin berbicara, yang perlu mereka lakukan hanyalah menelepon!!!” terang Trump.

Hal ini terjadi setelah kabar bahwa Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi meninggalkan Islamabad setelah pertemuan dengan pejabat Pakistan. Araghchi sebelumnya mengatakan bahwa tidak ada pertemuan dengan AS yang direncanakan di Islamabad.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi telah meninggalkan Islamabad setelah bertemu dengan pejabat Pakistan, termasuk Perdana Menteri Muhammad Shehbaz Sharif, menurut kantor berita negara Iran IRNA.

Baca Juga:  Gubernur Mualem: Pergub JKA Dicabut, Rakyat Aceh Berobat Seperti Biasa

Hal ini tampaknya mengukuhkan bahwa Araghchi tidak akan bertemu dengan delegasi AS untuk pembicaraan damai di kota tersebut. Utusan Khusus untuk Timur Tengah Steve Witkoff dan menantu Trump, Jared Kushner, diperkirakan akan memimpin delegasi AS di Pakistan hari ini.

Dalam sebuah postingan di X, Araghchi mengatakan bahwa ia melakukan kunjungan yang “berbuah” ke Pakistan, sambil menambahkan bahwa ia “masih harus melihat apakah AS benar-benar serius dalam hal diplomasi.”

Hal ini tampaknya mengukuhkan bahwa Araghchi tidak akan bertemu dengan delegasi AS untuk pembicaraan damai di kota tersebut. Utusan Khusus untuk Timur Tengah Steve Witkoff dan menantu Trump, Jared Kushner, diperkirakan akan memimpin delegasi AS di Pakistan hari ini.

Dalam sebuah postingan di X, Araghchi mengatakan bahwa ia melakukan kunjungan yang “berbuah” ke Pakistan, sambil menambahkan bahwa ia “masih harus melihat apakah AS benar-benar serius dalam hal diplomasi.”

Sumber : cnbcindonesia.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.beranda-informasimedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan
Amran Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas Buntut Kasus Oplos Beras Subsidi
Update Pemilu Israel: Exitpoll Belum Clear, Gadi Eisenkot Klaim Menang
Rakyat Serbia Rayakan Tumbangnya Vucic yang Berkuasa Sejak 2014
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp18.050 Pagi Ini
6 Juta Anak Selamat Berkat Polri-BNN Bongkar Lab Narkoba 1,2 Ton di Aceh
RI Resmi Pangkas Ekspor Gas, Singapura Beri Respons Tak Terduga
Survei Poltracking: Angka Kepercayaan Publik ke Pemerintahan Prabowo 64,8%
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Amran Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas Buntut Kasus Oplos Beras Subsidi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Update Pemilu Israel: Exitpoll Belum Clear, Gadi Eisenkot Klaim Menang

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Rakyat Serbia Rayakan Tumbangnya Vucic yang Berkuasa Sejak 2014

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp18.050 Pagi Ini

Berita Terbaru

Internasional

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:24 WIB