BIM : Jakarta: Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD) merampungkan dua jembatan Bailey di Jamur Ujung, Bener Meriah, Aceh, Senin (12/1/2026). Pembangunan dilakukan pascabanjir bandang dan tanah longsor yang memutus akses warga.
Dua jembatan tersebut berada di ruas Bireuen–Bener Meriah–Takengon yang menjadi jalur utama antarkabupaten. Jalur ini berperan penting bagi distribusi logistik dan aktivitas perekonomian masyarakat.
Jembatan Jamur Ujung 1 dibangun menggunakan konstruksi Bailey tipe 3-1 sepanjang 36 meter. Pengerjaan melibatkan 60 personel dan rampung 100 persen pada 7 Januari 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara Jembatan Jamur Ujung 2 menggunakan konstruksi Bailey tipe 2-1 sepanjang 24 meter. Jembatan ini dikerjakan 44 personel gabungan dan selesai pada 11 Januari 2026.
Rampungnya kedua jembatan membuat mobilitas warga kembali berjalan normal. Akses pengangkutan hasil pertanian dan kebutuhan pokok kini tidak lagi terhambat.
Salah satu warga Jamur Ujung, Umar, menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan jembatan. “Sekarang jembatan sudah bisa dilewati dan aktivitas kami kembali normal,” ujarnya.
Ia menambahkan bantuan TNI-AD sangat dirasakan masyarakat setempat. “Kami sangat berterima kasih karena TNI-AD sudah bekerja keras membantu warga,” katanya.
Pembangunan dua jembatan Bailey ini menjadi bagian percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana. Kehadiran TNI-AD dinilai langsung memberi manfaat bagi masyarakat terdampak.
Sumber : RRI.co.id











