Terima LHP BPK, Asisten Sekda Aceh Tekankan Akuntabilitas Belanja Daerah dan Minta PT PEMA Benahi Tata Kelola

- Penulis

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIM | Banda Aceh — Pemerintah Aceh menegaskan komitmen memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah usai menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) kinerja dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu (DTT) kepatuhan Semester II Tahun 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Aceh.

Laporan tersebut diterima langsung Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Muhammad Diwarsyah, dari Kepala BPK Wilayah Aceh Andri Yogama di Kantor BPK Perwakilan Aceh, Kamis (12/2/2026).

Diwarsyah menyampaikan apresiasi kepada BPK atas pelaksanaan pemeriksaan yang dinilai independen dan profesional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Atas nama Pemerintah Aceh, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BPK RI Perwakilan Aceh yang telah melaksanakan tugas pemeriksaan secara independen, profesional, dan objektif sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang,” ujarnya.

Ia menegaskan, penyerahan LHP memiliki arti strategis karena menyangkut pemeriksaan atas Belanja Barang dan Jasa serta Belanja Modal Peralatan dan Mesin Tahun Anggaran 2025.

Menurutnya, pengawasan tersebut penting untuk memastikan pengelolaan anggaran berjalan tertib, efisien, efektif, transparan, dan akuntabel.

“Setiap rupiah anggaran yang dikelola adalah amanah masyarakat yang harus dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Selain itu, BPK juga melakukan pemeriksaan terinci kepatuhan atas pengelolaan operasional PT Pembangunan Aceh (Perseroda) atau PT PEMA untuk periode Tahun 2024 hingga Semester I 2025.

Baca Juga:  Nilai Tukar Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.680

Pemeriksaan ini dinilai krusial untuk memastikan tata kelola BUMD berjalan sesuai prinsip yang baik dan bertanggung jawab.

Diwarsyah menekankan bahwa hasil pemeriksaan harus dipandang sebagai bahan evaluasi konstruktif. Rekomendasi BPK, kata dia, menjadi pedoman dalam memperbaiki sistem, memperkuat pengendalian internal, serta meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan.

Khusus kepada PT PEMA, ia mengingatkan peran strategis perusahaan daerah tersebut dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Penerapan prinsip good corporate governance, transparansi, profesionalisme, serta penguatan manajemen risiko harus menjadi perhatian utama,” tegasnya.

Ia juga mengarahkan Dewan Komisaris dan Direksi PT PEMA untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi BPK secara serius, sistematis, dan tepat waktu agar perusahaan semakin kredibel dan sehat secara korporasi.

Tak hanya BUMD, seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) juga diminta segera menindaklanjuti setiap temuan dan rekomendasi dengan langkah perbaikan yang terukur.

“Akuntabilitas harus menjadi budaya kerja dalam setiap proses perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan kegiatan,” ujarnya.

Pemerintah Aceh meyakini sinergi antara pemerintah daerah, DPR Aceh, dan BPK menjadi fondasi utama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan serta menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan dan usaha daerah. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.beranda-informasimedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang
Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB
Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi
Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro
Pj Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan APBA 2027 dalam Rapat Paripurna DPRA
WAGUB ACEH DEK FADH SERAHKAN BANTUAN BUFFER STOCK PENANGGULANGAN BENCANA UNTUK BENER MERIAH DAN ACEH TENGAH
WAGUB ACEH HADIRI MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1448 H DAN DOA BERSAMA PERINGATI SATU TAHUN BENCANA BANJIR DAN LONGSOR DI DATARAN TINGGI GAYO
Hadiri Verifikasi Lapangan Evaluasi PUG, Pj. Sekda Aceh Dorong Pembangunan Responsif Gender
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:58 WIB

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang

Senin, 2 November 2026 - 17:56 WIB

Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Pj Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan APBA 2027 dalam Rapat Paripurna DPRA

Berita Terbaru

Internasional

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:24 WIB