Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur: Lima orang meninggal dunia

- Penulis

Selasa, 28 April 2026 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIM | Korban meninggal dunia akibat tabrakan antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dengan Kereta Rel Listrik Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/04) malam, bertambah menjadi lima orang.

“Update dari [jumlah] korban pada saat ini meninggal dunia, lima [orang]. Kemudian yang masih terperangkap itu sekitar tiga [orang],” ujar Dirut KAI, Bobby Rasyidin, di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/04) dini hari WIB.

Badan SAR Nasional telah mengerahkan sejumlah personel ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban. Hingga pukul 06.20 WIB, mereka masih berupaya mengeluarkan tiga orang yang terhimpit di dalam gerbong KRL.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa jam sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mendatangi lokasi kejadian. Dasco menyebut ada kemungkinan korban terus bertambah lantaran evakuasi masih berjalan.

PT KAI mengatakan sebanyak 79 penumpang KRL telah dibawa ke sembilan rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan duka dan permohonan maaf kepada pelanggan.

“Kami menyampaikan duka mendalam dan permohonan maaf atas kejadian ini. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik. Kami memahami kesedihan yang dirasakan keluarga, dan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar proses penanganan berjalan dengan baik,” ujarnya.

Menurutnya, seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Penanganan difokuskan kepada penumpang KRL yang terdampak.

*Bagaimana kronologinya?*

Manajer Humas Daop 1 KAI, Franoto Wibowo, menyebut kejadian bermula ketika KRL Commuter Line menabrak taksi sehingga posisinya terhenti, sekitar pukul 20.40 WIB

Saat KRL itu berhenti, KA Argo Bromo rute Gambir-Surabaya menabrak dari belakang.

Keterangan Franoto dikuatkan penuturan saksi mata.

Munir, seorang penumpang KRL Commuter Line, mengatakan, kejadian itu bermula saat kereta yang ia tumpangi dari arah Jakarta menuju Cikarang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur.

Baca Juga:  Tinjau Rakor TP PKK, Kak Na: Tugas Berat Menanti, tetap Semangat, terus Perkuat Koordinasi

Kereta itu berhenti cukup lama lantaran beberapa ratus meter dari stasiun, KRL Commuter Line dari arah Cikarang menuju Bekasi menabrak satu unit mobil taksi. Posisi mobil itu melintang di tengah perlintasan rel sehingga kereta tidak bisa melaju.

Saat KRL Commuter Line menuju Cikarang menunggu di stasiun, dari arah belakang KA Argo Bromo Anggrek menghantam KRL di stasiun tersebut.

“Gerbong masinis kereta jarak jauh itu sampai nembus gerbong KRL,” kata Munir sebagaimana dikutip Tribunnews.

Sejumlah saksi mata menyebutkan gerbong perempuan yang terletak di bagian paling belakang rangkaian KRL Commuter Line adalah yang terdampak paling parah.

“Gerbong di bagian wanita hampir setengah dimasuki kepala kereta jarak jauh,” kata saksi mata bernama Maksus kepada Republika Online.

Riska, salah satu penumpang di gerbong tujuh mengatakan kejadiannya sedemikian mendadak. Gerbong yang ia naiki terguncang hebat saat kecelakaan terjadi. Banyak penumpang kemudian berteriak histeris dan berupaya menyelamatkan diri.

*Berapa banyak korban?*

Sampai sekitar pukul 06.00 WIB, Selasa (28/04), korban meninggal dunia akibat tabrakan antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dengan Kereta Rel Listrik Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, bertambah menjadi lima orang.

“Update dari [jumlah] korban pada saat ini meninggal dunia, lima [orang]. Kemudian yang masih terperangkap itu sekitar tiga [orang],” ujar Dirut KAI, Bobby Rasyidin, di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/04) dini hari WIB.

Adapun korban luka-luka akibat tabrakan ini dilaporkan berjumlah 79 orang, ungkap Bobby. Mereka dilarikan ke sembilan rumah sakit.

Dia menambahkan, KAI membangun posko tanggap darurat di Stasiun Bekasi.

Proses evakuasi korban masih berlangsung, terutama di gerbong perempuan KRL Commuter Line—bagian paling belakang KRL yang ditabrak KA Argo Bromo Anggrek.

Menurut Maksus, banyak dari penumpang yang terjepit di gerbong perempuan tersebut.

Kepolisian dan Badan SAR Nasional mengerahkan anggotanya untuk mempercepat proses evakuasi.

Sumber : bbc.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.beranda-informasimedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang
Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB
Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi
Jual Solar Subsidi 300 Liter, Sopir Dump Truck di Aceh Ditangkap Polisi
Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro
Pj Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan APBA 2027 dalam Rapat Paripurna DPRA
WAGUB ACEH DEK FADH SERAHKAN BANTUAN BUFFER STOCK PENANGGULANGAN BENCANA UNTUK BENER MERIAH DAN ACEH TENGAH
WAGUB ACEH HADIRI MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1448 H DAN DOA BERSAMA PERINGATI SATU TAHUN BENCANA BANJIR DAN LONGSOR DI DATARAN TINGGI GAYO
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:58 WIB

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang

Senin, 2 November 2026 - 17:56 WIB

Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Pj Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan APBA 2027 dalam Rapat Paripurna DPRA

Berita Terbaru

Internasional

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:24 WIB