Prabowo Bicara Soal Reshuffle Kabinet Jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran

- Penulis

Kamis, 17 September 2026 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto membuka opsi untuk melakukan perombakan kabinet (cabinet reshuffle) secara besar-besaran memasuki dua tahun masa kepemimpinannya bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam dialog bersama para jurnalis senior dan pakar di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Minggu (6/9/2026), yang disiarkan CNBC Indonesia, Rabu (16/9/2026).

Dalam paparannya, kepala negara menjelaskan, evaluasi terhadap kinerja Kabinet Merah Putih dilakukan secara terus-menerus.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dan sampai sekarang secara objektif ya saya harus mengatakan bahwa tim saya bekerja oke,” kata Prabowo.

Namun demikian, Prabowo juga mengatakan kepada jajaran Kabinet Merah Putih bahwa pemerintah harus fokus kepada hal yang mendasar terlebih dahulu.

“Sebagaimana diketahui kan (bagi) saya yang paling mendasar adalah bagi saya, saya harus amankan pangan. Jadi swasembada pangan. Habis itu kita harus amankan BBM yang lumayan, minimal sekarang tidak separah banyak negara lain dan itu karena karena kita lakukan antisipasi dan sebagainya,” ujar Prabowo.

“Kita bikin B50 dari kelapa sawit dan sebagainya nanti ke tenaga surya besar-besaran. Baru tentunya kita harus kita harus memperbaiki yang sekian puluh tahun aliran uang itu ke luar negeri. Ini yang harus kita amankan,” lanjut ketua umum Partai Gerakan Indonesia Raya tersebut.

Baca Juga:  Bertemu Mendagri, Pj Gubernur Aceh dan Ketua DPR Aceh Bahas Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Terpilih

Kedua, lanjut Prabowo, pemerintah harus segera mengatasi kelaparan anak yang berujung stunting dan kemiskinan absolut atau kemiskinan ekstrem. Setelah itu efisiensi anggaran demi menyelamatkan kebocoran dan investasi di hal-hal yang bisa menghasilkan devisa dan lapangan kerja.

“Jadi ini pada saat ini ada beberapa kementerian yang tentunya istilahnya tidak di garis depan. Ya, tapi mereka mengerti dan mereka itu ya bekerja secara inisiatif masing-masing,” kata Prabowo.

“Jadi kalaupun nanti ada reshuffle saya kira antara lain mungkin untuk promosi orang ya. Tentunya kita organisasi ini kita selalu harus cari benar-benar the right man in the right place,” lanjut mantan Menteri Pertahanan tersebut.

Prabowo lantas menekankan pentingnya kompetensi dan juga kecocokan setiap orang pada kementerian dan lembaga.

“Ya kita harus tadi, kita harus mampu untuk mengganti orang yang benar atau dia sendiri ada masalah ya kita enggak bisa hindari kan?,” ujarnya.

Saat ditanyakan kembali apakah usia dua tahun pemerintahannya merupakan momentum yang tepat untuk melakukan perombakan kabinet, Prabowo menjawab, “Saya kira itu sesuatu yang logis ya. Iya kan? Dua tahun. Jadi masing-masing sudah punya waktu untuk membuktikan kemampuannya dan sebagainya.”

Sumber : cnbcindonesia.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.beranda-informasimedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang
Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB
Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi
Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan
Amran Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas Buntut Kasus Oplos Beras Subsidi
Update Pemilu Israel: Exitpoll Belum Clear, Gadi Eisenkot Klaim Menang
Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro
Pj Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan APBA 2027 dalam Rapat Paripurna DPRA
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:58 WIB

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang

Senin, 2 November 2026 - 17:56 WIB

Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Amran Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas Buntut Kasus Oplos Beras Subsidi

Berita Terbaru

Internasional

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:24 WIB