Banda Aceh – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Aceh, Taufik, ST, M.Si, mengajak Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orda Aceh Besar untuk memperkuat kolaborasi bersama pemerintah dalam mendukung pembangunan Aceh. Hal tersebut disampaikan Taufik saat menghadiri Pelantikan Pengurus ICMI Orda Aceh Besar Periode 2026-2031 yang berlangsung di Auditorium Ali Hasjimy UIN Ar-Raniry, Sabtu (5/9).
Dalam sambutannya, Taufik menyampaikan bahwa keterlibatan berbagai organisasi kemasyarakatan, termasuk ICMI Aceh Besar, FORSIAR, serta berbagai elemen masyarakat lainnya, sangat dibutuhkan untuk memajukan daerah. Kolaborasi tersebut, lanjutnya, dapat diwujudkan dalam berbagai bidang, terutama pendidikan, sosial-budaya dan ekonomi.
“Pemerintah tidak mungkin membangun Aceh sendirian. Karena itu, seluruh potensi yang ada harus kita gerakkan bersama. Termasuk organisasi kemasyarakatan, para cendekiawan, ulama, perguruan tinggi, dunia usaha dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Taufik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada kesempatan yang sama, Taufik turut menyampaikan bahwa pembangunan daerah juga membutuhkan stabilitas sebagai salah satu prasyarat utama. Ia mengimbau masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan, ketertiban, persatuan dan kesatuan.
“Kita harus menjaga persatuan dan tidak mudah diadu domba atau terpecah belah. Dengan kebersamaan dan kolaborasi, berbagai tantangan pembangunan dapat kita hadapi bersama,” pungkasnya.
Selain itu, Taufik juga menyoroti optimalisasi potensi Aceh, khususnya di Aceh Besar, Banda Aceh, dan Sabang sebagai daerah penyangga ibu kota provinsi, untuk mendukung percepatan pembangunan daerah. Ia juga mendorong penguatan SDM agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi yang semakin pesat.
Mengakhiri sambutannya, Taufik mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan Aceh, khususnya pada masa pemulihan pasca bencana. Ia berharap semangat tersebut dapat menjadi kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan dan mempercepat pemulihan masyarakat serta daerah menuju Aceh yang lebih maju dan sejahtera. []











