Kak Na: Cokbang Contoh Nyata Aceh Mampu Produksi Hulu-Hilir secara Mandiri

- Penulis

Senin, 11 Mei 2026 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SABANG – Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir, mengapresiasi kehadiran gerai Cokbang di Kota Wisata Sabang. Kehadiran gerai Cokbang yang menjual produk coklat lokal khas Sabang, menjadi bukti nyata bahwa Aceh mampu melakukan industri hulu hingga hilir, mulai dari menanam hingga menghasilkan produk turunan berkualitas tinggi.

Hal tersebut disampaikan oleh perempuan yang akrab disapa Kak Na itu, usai berkunjung dan berdialog dengan pengelola Cokbang, Senin (11/6/2026) sore.

“Cokbang Keren! Selain menjadi alternatif baru jajanan dan oleh-oleh khas Sabang, Cokbang yang merupakan unit usaha unggulan dari Koperasi Produsen Kakao Jaya Mandiri ini menjadi bukti nyata, bahwa Aceh mampu menjalankan sebuah siklus produksi mulai dari hulu hingga hilir,” kata Kak Na.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Koperasi ini melakukan semuanya secara mandiri, mulai dari kebun kakao panen hingga memproduksi coklat. Tak hanya produksi coklat, produk turunan dari kakaonya juga beragam. Selain coklat batangan, minuman coklat dan coklat bubuk, kulitnya dimanfaatkan sebagai minuman herbal yang di seduh seperti teh. Minuman ini bahkan memiliki antioksidan yang tinggi serta menghambat penuaan dini atau anti aging,” ungkap Kak Na.

“Ingat, belum ke Sabang kalau belum ke Cokbang. Kami mengajak para wusatawan baik lokal maupun mancanegara untuk datang dan berbelanja oleh-oleh coklat khas Sabang, di gerai Cokbang yang berada di Gampong Aneuk Laot. Murah, lezat dan bikin awet muda karena mengandung anti oksidan dan anti aging,” ucap Kak Na berpromosi.

Sementara itu, Melan Deta Diansyah selaku Kepala Produksi Cokbang menjelaskan, citarasa khas Cokbang terletak pada bahan bakunya, yaitu biji kakao Sabang yang ditanam oleh petani lokal binaan koperasi.

Baca Juga:  Yaman Resmi Ikut Perang, Houthi Serang Israel-AS Siapkan Operasi Darat

“Karakteristik biji kakao Sabang itu berkadar lemak rendah, hanya 1,6 persen. Hal ini membuat produksi coklat Cokbang lebih tahan lama dan memiliki citarasa khas dan produk sejenis di daerah lain,” ujar Melan.

Meski produksi Cokbang masih terbatas karena keterbatasan bahan baku, namun Melan mengaku senang karena Cokbang kini menjadi alternatif jajanan dan oleh-oleh khas Sabang.

“Wisatawan Malaysia juga sangat menggemari Cokbang. Ini terlihat dari beberapa kali wisatawan Malaysia memborong produk kami setiap berkunjung ke Sabang. Selain itu, masyarakat Sabang dan wisatawan lokal juga sangat menggemari Cokbang,” ungkap Melan.

Melan menambahkan, Cokbang kini telah memiliki 17 produk turunan aneka coklat hingga minuman herbal kulit coklat. Dirinya dan koperasi berkomitmen untuk terus membina para petani kakao Sabang agar mampu menghasilkan kakao yang berkualitas dan bermutu tinggi, untuk mendukung produksi Cokbang yang berkualitas tinggi pula.

*Salak Sabang*

Dari gerai Cokbang, Kak Na dan rombongan bertolak ke Gampong Balohan Kecamatan Sukajaya untuk berkunjung ke kebun salak milik Taha. Bersama Khanifah sang istri, Taha menanam Salak di lahan seluas 300 meter persegi. Kini, kebun salaknya telah berusia 20 tahun dan masih terus berproduksi.

Kepada Kak Na, Taha juga mendemonstrasikan teknik perkawinan bunga jantan ke bunga betina yang dilakukan dengan cara menyebarkan serbuk sari dari bunga jantan ke bunga betina secara manual.

“Petani salak ditutut selalu berkeliling untuk proses perkawinan dan pentyerbukan. Berarti para petani salak ini orangnya rajin-rajin,” Canda Kak Na.

“Kepada para wisatawan, silahkan datang ke kebun salak bang Taha, salaknya manis harganya murah, hanya Rp25 ribu saja per kilogramnya,” ucap Kak Na berpromosi. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.beranda-informasimedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang
Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB
Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi
Jual Solar Subsidi 300 Liter, Sopir Dump Truck di Aceh Ditangkap Polisi
Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro
Pj Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan APBA 2027 dalam Rapat Paripurna DPRA
WAGUB ACEH DEK FADH SERAHKAN BANTUAN BUFFER STOCK PENANGGULANGAN BENCANA UNTUK BENER MERIAH DAN ACEH TENGAH
WAGUB ACEH HADIRI MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1448 H DAN DOA BERSAMA PERINGATI SATU TAHUN BENCANA BANJIR DAN LONGSOR DI DATARAN TINGGI GAYO
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:58 WIB

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang

Senin, 2 November 2026 - 17:56 WIB

Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Pj Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan APBA 2027 dalam Rapat Paripurna DPRA

Berita Terbaru

Internasional

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:24 WIB