BIREUEN – Jembatan baru Krueng Tingkeum, Kutablang, Bireuen, selesai diaspal pada Rabu (16/9/2026) dini hari.
Selanjutnya, jembatan tersebut akan menjalani uji coba beban statis dan dinamis, pemasangan serta pengecatan marka jalan, penyelesaian trotoar, dan pekerjaan finishing lainnya. Jembatan ditargetkan dibuka untuk umum pada Minggu (20/9/2026) siang.
Dengan selesainya pembangunan jembatan tersebut, sistem buka-tutup arus lalu lintas di Jembatan Krueng Tingkeum, Kutablang, Bireuen, yang diberlakukan sejak Desember 2025, ditargetkan berakhir pada 20 September 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Informasi tersebut disampaikan Asisten Barang Milik Negara (BMN) Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh Satker Wilayah I, Fachruddin, kepada Serambinews.com sekitar pukul 23.00 WIB, Selasa (15/9/2026), saat pengaspalan dimulai pada segmen terakhir, yakni segmen tengah dengan bentang sepanjang 57 meter.
Pantauan Serambinews.com di lokasi, pengaspalan segmen terakhir dimulai sekitar pukul 23.00 WIB, Selasa (15/9/2026), dan selesai sekitar pukul 03.13 WIB, Rabu (16/9/2026).
Sementara itu, segmen jembatan bagian timur dan barat telah lebih dahulu selesai diaspal.
Saat proses pengaspalan berlangsung, sejumlah tim pelaksana pembangunan jembatan berada di lokasi untuk memantau pekerjaan dan memeriksa berbagai peralatan pendukung. Proses pengaspalan juga mendapat penerangan dari lampu sorot yang dipasang di sekitar trotoar jembatan.
Selain itu, terlihat belasan mahasiswa dari Politeknik Negeri Lhokseumawe dan Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe yang sedang melaksanakan magang di proyek pembangunan jembatan tersebut.
Beberapa pekerja juga masih melakukan pekerjaan finishing, di antaranya penyelesaian trotoar dan parapet jembatan.
Arus lalu lintas di sekitar jembatan tetap berjalan lancar dengan sistem buka-tutup yang masih diberlakukan. Di luar area pengaspalan, puluhan warga terlihat datang untuk menyaksikan langsung proses pengaspalan jembatan tersebut.
Fachruddin mengatakan, segmen tengah merupakan bagian terakhir yang diaspal dengan ketebalan sekitar 4 sentimeter. Untuk pekerjaan tersebut, digunakan sekitar 54 ton aspal jenis Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC), yakni lapisan permukaan paling atas pada struktur perkerasan jalan yang bersentuhan langsung dengan roda kendaraan dan terpapar cuaca.
“Setelah selesai diaspal, Rabu (16/9/2026) dilanjutkan uji coba beban dengan menggunakan empat unit truk tronton penuh muatan, baik secara dinamis maupun statis,” kata Fachruddin.
Selain uji coba beban, pekerjaan selanjutnya meliputi pemasangan dan pengecatan marka jalan serta pemasangan sejumlah ornamen jembatan, seperti lampu dan perlengkapan lainnya. Pengecatan trotoar juga akan dilakukan sebelum jembatan dibuka.
“Jembatan akan dibuka 20 September. Mudah-mudahan rencana jembatan dibuka 20 September siang tidak bergeser lagi,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, pembangunan jembatan permanen tersebut ditandai dengan pemancangan tiang fondasi pertama yang dilakukan di lokasi pada Selasa (20/1/2026).
Jembatan permanen Krueng Tingkeum Kutablang, Bireuen, memiliki panjang sekitar 150 meter dan dibangun di sisi hilir jembatan lama.
Sumber : serambinews.com











