Indonesia Update Ejaan Nama Negara: Thailand Jadi Tailan, Paraguay Jadi Paraguai

- Penulis

Senin, 19 Januari 2026 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIM | Pemerintah Indonesia memperbarui standardisasi ejaan nama-nama negara dalam bahasa Indonesia melalui forum internasional. Langkah ini bertujuan untuk menyelaraskan penulisan geografis dunia dengan kaidah ortografi dan fonologi bahasa Indonesia yang baku.

Pembaruan ejaan ini tertuang dalam dokumen resmi bernomor GEGN.2/2025/122/CRP.122 pada sidang Badan Ahli Penamaan Geografis PBB (UNGEGN) di New York pada 28 April –2 Mei 2025.

Dalam dokumen tersebut, Indonesia menetapkan perubahan ejaan sejumlah negara agar lebih sesuai dengan kaidah bahasa nasional. Beberapa di antaranya adalah Thailand menjadi Tailan, Paraguay menjadi Paraguai, Afghanistan menjadi Afganistan, Bangladesh menjadi Banglades, serta Swiss menjadi Swis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Standardisasi ini merupakan hasil inisiatif panjang yang diajukan oleh delegasi Indonesia sejak 2019.

“Pada 2019, Indonesia mengumpulkan daftar komprehensif nama-nama ibu kota dunia serta nama negara pada sesi perdana UNGEGN,” tulis UNGEGN dalam dokumen bertajuk “Updated world country names: short and formal names, Submitted by Indonesia” bertanggal 10 Maret 2025.

Langkah ini kemudian diperkuat kembali pada 2024 melalui pengajuan pembaruan ejaan yang lebih akurat secara ortografis (sistem ejaan) dan fonologis (bunyi bahasa).

Tujuannya untuk menyelaraskan penulisan nama negara asing dengan lidah dan tata tulis Indonesia, tanpa menyimpang dari daftar resmi negara anggota PBB.

Baca Juga:  Serahkan Laporan Keuangan 2025, Wagub Fadhlullah Tegaskan Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas

Proses penyusunan daftar ejaan baku ini merupakan hasil kolaborasi lintas lembaga, melibatkan Badan Informasi Geospasial (BIG) sebagai otoritas penamaan geografis nasional, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPPB), Kementerian Luar Negeri, hingga pakar dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) Universitas Indonesia.

Isu ini sempat viral di media sosial saat netizen menyoroti perubahan penulisan Thailand menjadi Tailan pada unggahan peta terbaru NKRI yang dirilis BIG pada Rabu (14/1).

Menanggapi sorotan tersebut, BIG menegaskan bahwa penamaan Tailan sesuai dengan dokumen eksonim yang dilaporkan ke UNGEGN. Disertakan juga tautan dokumen tersebut.

Sementara itu, saat dikonfirmasi kumparan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPPB) yang berada di bawah Kemendikdasmen membenarkan adanya koordinasi dengan BIG dalam pembaruan ejaan nama negara itu.

“Ya, bahwa dalam pembahasan eksonim tersebut, Badan Bahasa dilibatkan,” kata Dr. Dora Amalia, Kepala Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra pada BPPB.

Eksonim menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah: bentuk asing untuk nama geografis, misalnya Penang untuk Pulau Pinang di Malaysia.

Sumber : kumparan.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.beranda-informasimedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang
Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB
Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi
Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro
Pj Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan APBA 2027 dalam Rapat Paripurna DPRA
WAGUB ACEH DEK FADH SERAHKAN BANTUAN BUFFER STOCK PENANGGULANGAN BENCANA UNTUK BENER MERIAH DAN ACEH TENGAH
WAGUB ACEH HADIRI MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1448 H DAN DOA BERSAMA PERINGATI SATU TAHUN BENCANA BANJIR DAN LONGSOR DI DATARAN TINGGI GAYO
Hadiri Verifikasi Lapangan Evaluasi PUG, Pj. Sekda Aceh Dorong Pembangunan Responsif Gender
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:58 WIB

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang

Senin, 2 November 2026 - 17:56 WIB

Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Pj Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan APBA 2027 dalam Rapat Paripurna DPRA

Berita Terbaru

Internasional

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:24 WIB