Aceh Butuh Perhatian, Baru Satu Daerah yang Kembali Normal Usai Dilanda Banjir

- Penulis

Selasa, 27 Januari 2026 - 08:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIM | Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan,Provinsi Aceh membutuhkan atensi khusus karena baru satu daerah yang kembali normal usai diterjang banjir dan tanah longsor.

“Aceh ini memang perlu kita bekerja lebih keras lagi karena di Aceh ini yang normal baru satu, yaitu Kabupaten Aceh Besar dari 18 (yang terdampak). Yang mendekati baik (normal) itu ada sembilan kabupaten/kota,” kata Tito dalam Rapat Koordinasi terkait progres penanganan bencana Sumatera, di Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026).

Tito mengatakan, kabupaten/kota di Aceh yang ada di daerah dataran tinggi yakni di Bener Meriah, Gayo Lues, dan kemudian di Aceh Tengah, masih mengalami permasalahan ruas jalan yang terputus.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Itu rata-rata permasalahannya adalah jalan yang longsor atau hilang dan jembatan yang putus. Jalan nasional sudah masuk. Kalau tidak memakai jembatan sementara, dia memakai jalan alternatif,” tutur dia.

Baca Juga:  Pj Sekda Aceh Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana, Antisipasi Puncak Musim Hujan

Akibat jalan yang terputus, warga yang tinggal di daerah dataran tinggi tidak bisa mendistribusikan produk-produk mereka.

“Di daerah Highland mereka harus mengeluarkan produk mereka karena mereka ada produk kopi, produk cabai, itu terus (produksi) meskipun sudah bencana kan tetap panen,” kata Tito.

Tito mengatakan, di daerah dataran rendah juga perlu diwaspadai terutama di Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, dan Pidie Jaya.

Kelima daerah itu mengalami masalah karena endapan lumpur yang menumpuk dan tersebar ke mana-mana.

Terlepas dari itu, Mendagri menyampaikan terima kasih atas kerja keras dari kementerian/lembaga hingga TNI-Polri yang telah membersihkan endapan lumpur di Aceh Tamiang.

“Alhamdulillah untuk pemerintahan di Aceh Tamiang tadinya mati total, sekarang sudah aktif, sudah bersih. Dorongan itu pengiriman TNI, Polri bertambah, terima kasih,” ujar Tito.

Sumber : kompas.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.beranda-informasimedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang
Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB
Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi
Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro
Pj Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan APBA 2027 dalam Rapat Paripurna DPRA
WAGUB ACEH DEK FADH SERAHKAN BANTUAN BUFFER STOCK PENANGGULANGAN BENCANA UNTUK BENER MERIAH DAN ACEH TENGAH
WAGUB ACEH HADIRI MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1448 H DAN DOA BERSAMA PERINGATI SATU TAHUN BENCANA BANJIR DAN LONGSOR DI DATARAN TINGGI GAYO
Hadiri Verifikasi Lapangan Evaluasi PUG, Pj. Sekda Aceh Dorong Pembangunan Responsif Gender
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:58 WIB

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang

Senin, 2 November 2026 - 17:56 WIB

Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Pj Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan APBA 2027 dalam Rapat Paripurna DPRA

Berita Terbaru

Internasional

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:24 WIB