2 Kapal Pertamina Keluar Area Konflik Timteng, Pasokan BBM RI Aman

- Penulis

Rabu, 11 Maret 2026 - 05:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIM | Jakarta – Pasokan energi Indonesia dipastikan tetap aman di tengah konflik di kawasan Timur Tengah memanas. Pasalnya, dua kapal milik Pertamina International Shipping (PIS) yang sebelumnya terjebak kini telah keluar dari area konflik dan melanjutkan pelayaran dengan aman.
Pjs Corporate Secretary PIS Vega Pita mengatakan dua kapal yang telah meninggalkan wilayah konflik tersebut adalah PIS Rinjani dan PIS Paragon.

“Dari empat kapal PIS yang beroperasi di kawasan Timur Tengah, dua kapal telah beranjak dari area konflik yaitu PIS Rinjani dan PIS Paragon,” ujarnya dalam pernyataan resmi, Selasa (10/3).

Sementara itu, dua kapal lainnya masih berada di kawasan Teluk Arab dan menunggu situasi yang lebih aman sebelum melanjutkan pelayaran melalui Selat Hormuz.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedua kapal tersebut adalah VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro yang saat ini masih berada di kawasan tersebut dalam kondisi aman.

Vega menjelaskan kapal Gamsunoro tengah melayani pengangkutan kargo milik konsumen pihak ketiga. Sedangkan VLCC Pertamina Pride sedang menjalankan misi pengangkutan minyak mentah jenis light crude oil untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri.

Meski terdapat kapal yang masih menunggu situasi aman untuk keluar dari kawasan tersebut, Pertamina memastikan rantai pasok energi nasional tetap berjalan lancar.

Menurut Vega, distribusi energi Pertamina Group saat ini didukung oleh sekitar 345 armada kapal yang beroperasi di berbagai wilayah, baik di perairan internasional maupun perairan Indonesia.

Baca Juga:  Pemerintah Aceh Kirim Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Kebakaran di Aceh Tengah

“Rantai pasok dan distribusi energi tetap solid yang didukung setidaknya 345 armada kapal di bawah pengelolaan entitas Pertamina Group lainnya,” ujarnya.

Untuk menjaga kelancaran distribusi energi, Pertamina juga menerapkan berbagai skema pengiriman yang fleksibel. Perusahaan, kata Vega, menerapkan metode Regular, Alternative, dan Emergency dalam menentukan jalur distribusi energi yang paling efektif dan aman bagi kebutuhan nasional.

Pertamina juga terus melakukan pemantauan intensif terhadap seluruh armada yang beroperasi di berbagai wilayah dunia.

“PIS melakukan pemantauan intensif 24 jam secara real-time terhadap seluruh posisi armada, kru dan pekerja,” ujar Vega.

Selain itu, perusahaan minyak pelat merah ini juga menjalin koordinasi dengan otoritas maritim dan pihak berwenang setempat untuk memastikan keamanan pelayaran serta keselamatan awak kapal.

Di tengah situasi geopolitik yang dinamis di kawasan Timur Tengah, Pertamina menegaskan prioritas utama perusahaan adalah menjaga keselamatan kru sekaligus memastikan pasokan energi bagi masyarakat Indonesia tetap terjaga.

“Kami juga menjalin koordinasi erat dengan otoritas maritim dan pihak berwenang setempat guna memastikan keamanan serta keselamatan seluruh kru kapal dan muatan yang dibawa,” pungkas Vega.

Sumber : cnnindonesia.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.beranda-informasimedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan
Amran Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas Buntut Kasus Oplos Beras Subsidi
Jual Solar Subsidi 300 Liter, Sopir Dump Truck di Aceh Ditangkap Polisi
Update Pemilu Israel: Exitpoll Belum Clear, Gadi Eisenkot Klaim Menang
Rakyat Serbia Rayakan Tumbangnya Vucic yang Berkuasa Sejak 2014
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp18.050 Pagi Ini
6 Juta Anak Selamat Berkat Polri-BNN Bongkar Lab Narkoba 1,2 Ton di Aceh
RI Resmi Pangkas Ekspor Gas, Singapura Beri Respons Tak Terduga
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Amran Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas Buntut Kasus Oplos Beras Subsidi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Update Pemilu Israel: Exitpoll Belum Clear, Gadi Eisenkot Klaim Menang

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Rakyat Serbia Rayakan Tumbangnya Vucic yang Berkuasa Sejak 2014

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp18.050 Pagi Ini

Berita Terbaru

Internasional

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:24 WIB