10 Negara dengan Utang Tertinggi di Dunia 2025, Indonesia di Peringkat Berapa?

- Penulis

Senin, 19 Januari 2026 - 09:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIM | Global Firepower (GFP) mencatat utang luar negeri setiap negara dalam laporan tinjauan pertahanan tahunannya. Utang luar negeri didefinisikan sebagai total kewajiban utang sektor publik dan swasta yang harus dibayarkan kepada pihak luar negeri atau komunitas internasional.

Pembayaran utang ini dapat dilakukan melalui pertukaran mata uang, barang konsumsi maupun barang tahan lama, serta jasa. Secara umum, negara dengan ukuran ekonomi dan jumlah penduduk yang besar cenderung memiliki total utang luar negeri yang lebih tinggi.

Hal ini digunakan untuk menopang aktivitas ekonomi, pembangunan, serta kebutuhan pembiayaan lainnya yang sebanding dengan skala negara tersebut. Lantas, negara mana saja yang memiliki utang tertinggi di dunia?

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Daftar negara dengan utang tertinggi di dunia Dalam pemeringkatan Global Firepower, utang luar negeri merupakan salah satu indikator yang digunakan untuk menilai kesehatan fiskal suatu negara, meskipun bukan satu-satunya faktor penentu. Besarnya utang menjadi perhatian lantaran berkaitan dengan kemampuan negara dalam membiayai kebutuhan pertahanan, termasuk biaya perang maupun pemeliharaan kekuatan militer dalam jangka panjang.

Untuk keperluan penilaian GFP, tingginya utang luar negeri akan dihitung sebagai faktor pengurang (penalti) dalam peringkat kekuatan nasional suatu negara. Dilansir dari Global Firepower (2025), berikut daftar negara dengan utang tertinggi di dunia (dengan asumsi kurs Rp 16.900 per dollar AS):
1. Amerika Serikat (AS) Amerika Serikat (AS) menempati posisi teratas sebagai negara dengan utang luar negeri terbesar di dunia, dengan total mencapai 22,3 triliun dollar AS atau sekitar Rp 376.870 triliun (Rp 376,8 kuadriliun).
2. Britania Raya Britania Raya berada di peringkat kedua dengan total utang luar negeri sebesar 9,5 triliun dollar AS, yang jika dikonversikan setara dengan sekitar Rp 160.550 triliun (Rp 160,5 kuadriliun).
3. Perancis Perancis mencatatkan utang luar negeri sebesar 6,9 triliun dollar AS, atau sekitar Rp 116.610 triliun (Rp 116,6 kuadriliun), menempatkannya di jajaran tiga besar negara dengan utang tertinggi.
4. Jerman Posisi keempat ditempati oleh Jerman dengan total utang mencapai 6,2 triliun dollar AS, yang setara dengan sekitar Rp 104.780 triliun (Rp 104,8 kuadriliun).
5. Luksemburg Luksemburg, meski memiliki wilayah dan jumlah penduduk yang relatif kecil, tercatat memiliki utang luar negeri yang cukup besar, yakni 4,77 triliun dollar AS atau sekitar Rp 80.613 triliun (Rp 80,6 kuadriliun).
6. Belanda Belanda menempati posisi keenam dengan total utang luar negeri sebesar 4,7 triliun dollar AS, yang jika dikonversikan mencapai sekitar Rp 79.430 triliun (Rp 79,4 kuadriliun). 7. Jepang Jepang mencatatkan utang luar negeri sebesar 4,67 triliun dollar AS, atau setara sekitar Rp 78.923 triliun (Rp 78,9 kuadriliun).
8. Australia Australia memiliki total utang luar negeri mencapai 3,4 triliun dollar AS, yang setara dengan sekitar Rp 57.460 triliun (Rp 57,5 kuadriliun). 9. Irlandia Di posisi selanjutnya ada Irlandia dengan total utang luar negeri sebesar 3,3 triliun dollar AS, atau sekitar Rp 55.770 triliun (Rp 55,8 kuadriliun). 10. Italia Italia melengkapi daftar sepuluh besar negara dengan utang luar negeri tertinggi di dunia, dengan total utang mencapai 2,7 triliun dollar AS atau setara sekitar Rp 45.630 triliun (Rp 45,6 kuadriliun).

Baca Juga:  Marlina Muzakir Hadiri Pengukuhan Pengurus Dekranasda Aceh Utara

Indonesia di peringkat berapa? Dalam daftar negara dengan utang luar negeri terbesar versi Global Firepower, Indonesia berada di peringkat ke-25.

Total utang luar negeri Indonesia tercatat sebesar 440 miliar dollar AS, atau setara sekitar Rp 7.436 triliun (Rp 7,4 kuadriliun). Posisi Indonesia berada di bawah Korea Selatan, yang menempati peringkat lebih tinggi dengan total utang luar negeri mencapai 503 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 8.500 triliun (Rp 8,5 kuadriliun). Sementara itu, berdasarkan data terbaru dari Bank Indonesia (BI), posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada November 2025 tercatat sebesar 423,8 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 7.162 triliun. Angka tersebut turun tipis dibandingkan Oktober 2025 yang mencapai 424,9 miliar dollar AS.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan, secara tahunan ULN Indonesia masih tumbuh 0,2 persen (year on year/yoy). Namun, laju pertumbuhan ini melambat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 0,5 persen (yoy). Ramdan menambahkan, ULN pemerintah pada November 2025 tercatat sebesar 209,8 miliar dollar AS, turun dari 210,5 miliar dollar AS pada Oktober 2025. “Sementara itu, ULN swasta juga mengalami penurunan menjadi 191,2 miliar dollar AS, dari sebelumnya 191,7 miliar dollar AS,” ujarnya dilansir dari Kompas TV.

Dari sisi ketahanan, Ramdan menegaskan bahwa struktur ULN Indonesia tetap terjaga dengan baik. Hal ini didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan utang. Kondisi tersebut tercermin dari rasio ULN terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang menurun menjadi 29,3 persen dari sebelumnya 29,4 persen, serta dominasi utang jangka panjang yang mencapai 86,1 persen dari total ULN.

Sumber: kompas.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.beranda-informasimedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang
Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB
Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi
Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan
Jual Solar Subsidi 300 Liter, Sopir Dump Truck di Aceh Ditangkap Polisi
Update Pemilu Israel: Exitpoll Belum Clear, Gadi Eisenkot Klaim Menang
Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro
Pj Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan APBA 2027 dalam Rapat Paripurna DPRA
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:58 WIB

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang

Senin, 2 November 2026 - 17:56 WIB

Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Update Pemilu Israel: Exitpoll Belum Clear, Gadi Eisenkot Klaim Menang

Berita Terbaru

Internasional

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:24 WIB