Gubernur Aceh Tekankan Stabilisasi Harga dan Huntara Jelang Ramadan

- Penulis

Kamis, 1 Januari 2026 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Aceh Muzakir Manaf

i

Gubernur Aceh Muzakir Manaf

Banda Aceh — Pemerintah Aceh menegaskan sejumlah isu strategis yang perlu segera ditangani dalam percepatan pemulihan pascabencana, mulai dari stabilisasi harga kebutuhan pokok menjelang Ramadan, pendangkalan kuala untuk aktivitas nelayan, hingga penyediaan rumah sementara dan hunian permanen bagi masyarakat terdampak.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Aceh Muzakir Manaf dalam Rapat Pimpinan DPR RI – Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana bersama kementerian/lembaga dan kepala daerah terdampak, di Banda Aceh, Selasa (30/12/2025).

Menjelang Ramadan, Gubernur Aceh meminta perhatian khusus pemerintah pusat agar harga kebutuhan pokok, terutama daging, tetap terkendali dan tidak membebani masyarakat. Menurutnya, momentum menjelang bulan puasa rawan terhadap lonjakan harga.  “Kita minta agar ada kebijakan yang memungkinkan pasokan daging cukup menjelang Ramadan, sehingga harganya tidak mahal dan masyarakat bisa beribadah dengan tenang,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain isu pangan, Muzakir Manaf juga menyoroti pendangkalan kuala (muara) yang menghambat aktivitas nelayan. Akibat sedimentasi dan pengaruh pasang surut, sejumlah kapal nelayan tidak dapat keluar-masuk pelabuhan secara optimal selama 24 jam. “Ini menjadi persoalan mendesak karena menyangkut ekonomi nelayan. Kalau kuala dangkal, kapal hanya bisa keluar masuk pada waktu tertentu,” jelasnya.

Baca Juga:  Peringati HUT Ke-81 RI, Pemerintah Aceh Beri Penghargaan kepada Keluarga Pahlawan

Dalam konteks pemulihan infrastruktur pascabencana, Gubernur Aceh menegaskan bahwa penyediaan rumah sementara (huntara) menjadi kebutuhan paling mendesak bagi warga yang kehilangan tempat tinggal. Di samping itu, pembangunan hunian permanen juga harus segera dirancang agar proses pemulihan berjalan berkelanjutan. “Yang paling urgent sekarang adalah rumah sementara, kemudian rumah permanen. Masyarakat butuh kepastian tempat tinggal,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan persoalan jembatan-jembatan yang terputus di sejumlah kabupaten. Kondisi tersebut memaksa warga menggunakan jalur alternatif, termasuk penyeberangan darurat berbayar, yang menambah beban ekonomi masyarakat. “Ada masyarakat yang harus membayar setiap kali melintas karena jembatan putus. Ini tidak bisa dibiarkan terlalu lama,” ungkap Muzakir Manaf.

Gubernur Aceh meminta percepatan penanganan jembatan darurat, termasuk perbaikan jembatan Bailey yang sempat mengalami kendala teknis seperti hilangnya baut pengikat. Ia menegaskan pentingnya pengawasan rutin agar infrastruktur darurat tetap aman digunakan warga.

Rapat koordinasi tersebut menegaskan komitmen pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat pemulihan pascabencana di Aceh secara terpadu, dengan fokus pada perlindungan ekonomi masyarakat, pemulihan infrastruktur dasar, serta pemenuhan kebutuhan hunian yang layak bagi warga terdampak.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.beranda-informasimedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang
Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB
Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi
Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro
Pj Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan APBA 2027 dalam Rapat Paripurna DPRA
WAGUB ACEH DEK FADH SERAHKAN BANTUAN BUFFER STOCK PENANGGULANGAN BENCANA UNTUK BENER MERIAH DAN ACEH TENGAH
WAGUB ACEH HADIRI MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1448 H DAN DOA BERSAMA PERINGATI SATU TAHUN BENCANA BANJIR DAN LONGSOR DI DATARAN TINGGI GAYO
Hadiri Verifikasi Lapangan Evaluasi PUG, Pj. Sekda Aceh Dorong Pembangunan Responsif Gender
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:58 WIB

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang

Senin, 2 November 2026 - 17:56 WIB

Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Pj Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan APBA 2027 dalam Rapat Paripurna DPRA

Berita Terbaru

Internasional

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:24 WIB