WAGUB ACEH APRESIASI FKPA, DORONG PEREMPUAN ACEH PERKUAT UMKM DAN EKONOMI KREATIF

- Penulis

Rabu, 16 September 2026 - 21:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh — Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, S.E. (Dek Fadh), menghadiri secara daring melalui Zoom Meeting dari Kantor Penghubung Aceh di Jakarta, peringatan satu tahun Milad Forum Kreatif Perempuan Aceh (FKPA), yang berlangsung di Kuala Village Resto, Banda Aceh, Rabu (16/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Aceh menyampaikan ucapan selamat Milad pertama kepada FKPA sekaligus mengapresiasi keberadaan organisasi tersebut sebagai ruang bagi perempuan Aceh untuk mengembangkan kreativitas, meningkatkan kompetensi, membangun kemandirian, serta memperluas kontribusi dalam pembangunan Aceh.

“Atas nama Pemerintah Aceh, kami menyampaikan selamat Milad yang pertama kepada FKPA. Satu tahun mungkin merupakan usia yang relatif muda bagi sebuah organisasi, tetapi satu tahun pertama merupakan masa yang sangat penting untuk membangun fondasi, memperkuat kebersamaan, dan menentukan arah perjalanan ke depan,” ujar Dek Fadh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Wagub, Aceh memiliki sejarah panjang tentang perempuan-perempuan hebat yang telah memberikan teladan keberanian, keteguhan, dan pengabdian. Semangat yang diwariskan Laksamana Malahayati, Cut Nyak Dhien, Pocut Meurah Intan, dan banyak perempuan Aceh lainnya harus terus dihidupkan dalam konteks kekinian.

“Hari ini, perjuangan perempuan tidak hanya berada di medan perjuangan fisik, tetapi juga berada di ruang pendidikan, kewirausahaan, teknologi, ekonomi kreatif, seni dan budaya, serta berbagai bidang pembangunan lainnya,” katanya.

Dek Fadh berharap FKPA dapat terus menjadi wadah aktualisasi perempuan Aceh, tempat lahirnya gagasan-gagasan kreatif, inovasi, dan karya yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia juga menyambut baik peran FKPA dalam mendorong pengembangan UMKM perempuan di Aceh. Menurutnya, banyak usaha di Aceh tumbuh dari tangan perempuan, mulai dari usaha rumah tangga, kerajinan, kuliner, fesyen, hingga berbagai produk kreatif lainnya.

“Tantangannya sekarang adalah bagaimana usaha tersebut dapat naik kelas, memiliki kualitas dan kemasan yang lebih baik, masuk ke pasar digital, memperoleh akses pembiayaan, dan mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” ujar Wagub.

Baca Juga:  Sekda Aceh Sambut Menko Pangan dan Dua Menteri di Bandara SIM

Dalam kesempatan itu, Dek Fadh juga mengapresiasi penandatanganan MoU antara FKPA dengan Bank Indonesia dan Bank Syariah Nasional. Ia berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi benar-benar diwujudkan melalui program yang memberikan manfaat bagi perempuan pelaku usaha di Aceh.

“Kami berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi benar-benar melahirkan program yang memperkuat kapasitas, pembiayaan, literasi keuangan, digitalisasi, dan pemasaran bagi perempuan pelaku usaha di Aceh,” ungkapnya.

Wagub juga menekankan pentingnya agar kreativitas perempuan Aceh tetap berakar pada jati diri dan kekayaan budaya daerah. Busana, kuliner, kerajinan, seni, dan tradisi Aceh bukan hanya warisan yang harus dijaga, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai kekuatan ekonomi kreatif.

Pemerintah Aceh, kata Dek Fadh, siap membuka ruang kolaborasi dengan FKPA. Ia berharap FKPA terus memperluas jaringan hingga kabupaten/kota dan gampong, agar manfaat keberadaan organisasi tersebut semakin dirasakan oleh perempuan Aceh.

“Mari kita jadikan perempuan Aceh bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi juga pelaku, penggerak, dan pemimpin pembangunan Aceh,” pungkasnya.

Dek Fadh turut menyampaikan harapan agar FKPA semakin solid, mandiri, kreatif, dan produktif dalam mewujudkan Aceh yang Islami, Maju, Bermartabat, dan Berkelanjutan.

Peringatan satu tahun Milad FKPA berlangsung di Kuala Village Resto, Banda Aceh, dan dihadiri langsung oleh H. Sulaiman Abda, anggota Majelis Tuha Peut Wali Nanggroe Aceh; Ketua FKPA, Hj. Kartini NI, beserta jajaran pengurus FKPA; Kepala DP3A; Ketua DMDI Aceh; serta para ketua dan jajaran DPD FKPA kabupaten/kota se-Aceh, yang terdiri dari para istri bupati/wali kota dan para istri sekretaris daerah kabupaten/kota se-Aceh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.beranda-informasimedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang
Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB
Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi
Amran Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas Buntut Kasus Oplos Beras Subsidi
Jual Solar Subsidi 300 Liter, Sopir Dump Truck di Aceh Ditangkap Polisi
Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro
Pj Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan APBA 2027 dalam Rapat Paripurna DPRA
WAGUB ACEH DEK FADH SERAHKAN BANTUAN BUFFER STOCK PENANGGULANGAN BENCANA UNTUK BENER MERIAH DAN ACEH TENGAH
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:58 WIB

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang

Senin, 2 November 2026 - 17:56 WIB

Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Amran Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas Buntut Kasus Oplos Beras Subsidi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro

Berita Terbaru

Internasional

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:24 WIB