Breaking: Trump Akan Setop Perang Iran Tanpa Buka Selat Hormuz

- Penulis

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIM | Jakarta -Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan kepada para pembantunya bahwa ia bersedia mengakhiri perang Iran. Bahkan jika Selat Hormuz, jalur 20% minyak global dan 25% gas dunia, tetap tertutup.
Hal ini dilaporkan Wall Street Journal (WSJ), mengutip para pejabat administrasi, dimuat Selasa (31/3/2026).

Trump dan para pembantunya disebut percaya bahwa “operasi militer untuk membuka Selat Hormuz akan mendorong konflik Iran melampaui target, jangka waktu empat hingga enam minggu, yang telah ditetapkannya.

“Presiden memiliki opsi militer, tetapi itu bukan prioritasnya,” kata para pejabat administrasi kepada WSJ, sebagaimana dimuat sejumlah laman AFP hingga Reuters.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Laporan itu juga menyebut Trump telah memutuskan bahwa “AS harus mencapai tujuannya untuk melumpuhkan angkatan laut dan rudal Iran”. Kemudian, tambahnya, “mengurangi permusuhan sambil memberikan tekanan diplomatik kepada Teheran untuk membuka kembali Selat Hormuz”.

“Jika itu tidak berhasil, Washington akan mendorong sekutu di Eropa dan Teluk untuk mengambil alih pembukaan kembali selat tersebut,” bunyi laporan tersebut lagi.

Laporan ini membuat harga minyak turun. Minyak mentah Brent melandai 1,3% menjadi US$106,04 per barel sementara minyak West Texas Intermediate turun 0,7% menjadi US$102,22 per barel.

Baca Juga:  SAR Siapkan 2 Drone Termal Cari 5 Jurnalis Hilang di Sekitar Anak Krakatau

Sejumlah bursa di Asia juga naik berkat laporan ini. Dengan indeks Hang Seng, Hong Kong, naik 0,5% menjadi 24.869,71 dan indeks Komposit di Shanghai naik 0,3% menjadi 3.935,05.

Perlu diketahui, laporan muncul setelah Senin Trump mengancam menghancurkan Pulau Kharg- tempat sebagian besar minyak mentah Iran berada- jika kesepakatan damai tidak tercapai. Ia mengatakan pasukan AS akan menghancurkan “semua Pembangkit Listrik, Sumur Minyak, dan Pulau Kharg (serta mungkin semua pabrik desalinasi)”, dalam cuitannya.

Namun di hari yang sama, ia juga sempat berujar bahwa para pejabat sedang berbicara dengan “rezim yang lebih masuk akal” di Teheran. Namun Iran membantah adanya pembicaraan dan menuduh sang Presiden berbohong tentang negosiasi sebagai kedok sambil mempersiapkan invasi darat.

Laporan negosiasi juga diungkap Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio. Ia menyatakan harapan untuk bekerja sama dengan elemen-elemen di dalam pemerintahan Iran.

Sebelumnya, para ahli pasar memperingatkan bahwa operasi darat AS atau pembalasan Iran yang lebih luas dapat mendorong harga minyak ke level yang belum pernah terlihat sejak Juli 2008. Kala itu, Brent hampir mencapai US$150 per barel.

Sumber : cnbcindonesia.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.beranda-informasimedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang
Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB
Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi
Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan
Amran Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas Buntut Kasus Oplos Beras Subsidi
Jual Solar Subsidi 300 Liter, Sopir Dump Truck di Aceh Ditangkap Polisi
Update Pemilu Israel: Exitpoll Belum Clear, Gadi Eisenkot Klaim Menang
Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:58 WIB

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang

Senin, 2 November 2026 - 17:56 WIB

Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Amran Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas Buntut Kasus Oplos Beras Subsidi

Berita Terbaru

Internasional

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:24 WIB