Polisi Temukan Helm Penyiram Air Keras Aktivis KontraS

- Penulis

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Polisi masih mengusut kasus penyiraman air keras ke aktivis KontraS, Andrie Yunus. Polisi sudah menemukan helm yang diduga milik pelaku.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Hutagalung mulanya mengatakan pihaknya membawa sejumlah barang bukti dari olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus penyiraman Andrie Yunus. Pertama, penyidik menemukan baju dan helm milik korban.

“Selanjutnya, penyidik melakukan koordinasi dengan Bareskrim Polri dalam hal ini menindaklanjuti temuan barang bukti yang ada di TKP, yaitu bermula pada tanggal 13 Maret 2026 melakukan pengiriman sampel baju dan helm milik korban ke Puslabfor Bareskrim Polri,” kata Reynold, Senin (16/3/2026).

Benda tersebut kemudian dibawa untuk diuji kandungan zat kimia yang digunakan pelaku untuk menyiram korban. Saat ditemukan, baju korban sudah dalam keadaan meleleh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk mendapatkan hasil menentukan senyawa kimia apa yang terkandung sehingga korban mengalami luka bakar dan baju korban yang rusak atau meleleh,” ungkapnya.

Kemudian, barang bukti lain ialah benda milik pelaku. Penyidik menemukan helm milik pelaku, dan akan dilakukan sejumlah pengujian untuk mengidentifikasi identitasnya.

“Pada tanggal 15 Maret 2026 melakukan pengiriman barang bukti helm yang diduga milik pelaku ke Pusiden Bareskrim Polri untuk mendapatkan sidik jari atau fingerprint dan ke Puslabfor Polri untuk mendapatkan DNA yang diduga milik pelaku,” bebernya.

Baca Juga:  Amran Copot Sementara 14 Pejabat Kementan, Nonjob Mulai Hari Ini

Pelaku Ikuti Korban

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengungkapkan temuan terbaru mengenai penyelidikan kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. Polisi mengatakan terduga pelaku ada empat orang dalam kasus ini, dan pelaku sudah mengikuti pergerakan Andrie Yunus sebelum melakukan aksi jahatnya.

“Berdasarkan hasil analisa rakaman CCTV dari sejumlah titik di wilayah Jakarta, para terduga pelaku diduga telah mengikuti pergerakan korban sejak sebelum kejadian, pergerakan para terduga pelaku terdeteksi melalui beberapa titik kamera pengawas,” ujar Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin dalam jumpa pers di Polda Metro.

Pergerakan pelaku terdeteksi dari mulai kawasan Jakarta Selatan hingga tempat kejadian perkara (TKP). Iman mengatakan terduga pelaku sempat mengitari Jalan Medan Merdeka Raya, Jalan Ir H Juanda, kawasan Tugu Tani, hingga gedung YLBHI yang juga berada di wilayah Jakarta Pusat. Saat itu Andrie Yunus sedang berada di YLBHI. Setelah Andrie selesai menghadiri acara YLBHI, pelaku kembali mengikutinya.

Sumber : detik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.beranda-informasimedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang
Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB
Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi
Amran Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas Buntut Kasus Oplos Beras Subsidi
Jual Solar Subsidi 300 Liter, Sopir Dump Truck di Aceh Ditangkap Polisi
Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro
Pj Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan APBA 2027 dalam Rapat Paripurna DPRA
WAGUB ACEH DEK FADH SERAHKAN BANTUAN BUFFER STOCK PENANGGULANGAN BENCANA UNTUK BENER MERIAH DAN ACEH TENGAH
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:58 WIB

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang

Senin, 2 November 2026 - 17:56 WIB

Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Amran Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas Buntut Kasus Oplos Beras Subsidi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro

Berita Terbaru

Internasional

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:24 WIB