Rentetan Kepala Daerah Ditangkap KPK, Wamendagri: Ancaman OTT Tak Bikin Jera

- Penulis

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIM | Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menanggapi rentetan kepala daerah yang terjerat operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Bima Arya menilai fenomena ini sebagai bukti bahwa ancaman OTT KPK tak cukup menimbulkan efek jera bagi kepala daerah.

“Fenomena rentetan OTT kepala daerah ini sepertinya membuktikan kepada kita bahwa ancaman OTT tidak cukup menimbulkan efek jera bagi kepala daerah. Bisa setiap minggu ada OTT, ibarat giliran saja bagi kepala daerah,” kata Bima Arya kepada wartawan, Rabu (11/3/2026)

Bima Arya menilai perlu ada pembenahan sistem pemilihan kepala daerah hingga pencegahan korupsi. Ia memandang OTT bukan menjadi salah satu faktor penentu pemberantasan korupsi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tinggal kemampuan dari KPK saja semaksimal apa intensitas OTT ini. Artinya, saya lebih melihat kebutuhan mendesak untuk membenahi sistem dari hulu ke hilir, mulai dari sistem pemilihan kepala daerah, sistem pencegahan korupsi, renumerasi sampai penegakan hukum,” tambahnya.

Politikus PAN ini memandang dibutuhkan penyelesaian dari hulu ke hilir untuk penanganan korupsi di Tanah Air. Ia menilai OTT yang dilakukan KPK tak cukup menghentikan tidak pidana korupsi di Indonesia.

Baca Juga:  Gempa Kembar Venezuela, Gubernur Mualem Sampaikan Belasungkawa Mendalam

“Ya pokoknya dari hulu ke hilir, kalau nggak, ya bisa setiap hari ada OTT,” ujar Bima Arya.

“Bukan kurang efektif, kita sangat mendukung penegakan hukum dan langkah OTT. Tapi, ternyata itu tidak cukup menghentikan tindak pidana korupsi, artinya harus dikuatkan di hulunya,” tambahnya.

Sebelumnya, KPK kembali OTT kepala daerah, terbaru terhadap Bupati Rejang Lebong, Fikri Thobari. Penangkapan kader PAN Fikri Thobari menjadi OTT kepala daerah kedua dalam sepekan.

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq juga dihadapi dengan hukuman yang sama. Fadia, yang merupakan kader Partai Golkar, kemudian ditetapkan sebagai tersangka.

KPK menyebut OTT Fikri Thobari terkait kasus dugaan suap proyek di lingkungan Pemkab Rejang Lebong. KPK mengatakan, ada 13 orang yang diamankan dalam OTT yang digelar Senin (9/3). Mereka sempat diperiksa di Polres setempat.

“Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, diduga terkait dengan suap proyek di lingkungan Pemkab Rejang Lebong,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (10/3).

Sumber : detik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.beranda-informasimedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang
Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB
Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi
Amran Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas Buntut Kasus Oplos Beras Subsidi
Jual Solar Subsidi 300 Liter, Sopir Dump Truck di Aceh Ditangkap Polisi
Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro
Pj Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan APBA 2027 dalam Rapat Paripurna DPRA
WAGUB ACEH DEK FADH SERAHKAN BANTUAN BUFFER STOCK PENANGGULANGAN BENCANA UNTUK BENER MERIAH DAN ACEH TENGAH
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:58 WIB

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang

Senin, 2 November 2026 - 17:56 WIB

Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Amran Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas Buntut Kasus Oplos Beras Subsidi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro

Berita Terbaru

Internasional

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:24 WIB