Iran Tak Gentar Perang Panjang Lawan AS-Israel, Ada Kejutan Rudal Baru

- Penulis

Senin, 9 Maret 2026 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIM | Jakarta – Perang antara Iran dan aliansi Amerika Serikat-Israel terus meluas dan memasuki pekan kedua. Garda Revolusi Iran (IRGC) pada Minggu (8/3/2026) menyatakan negaranya siap menghadapi perang intensif hingga 6 bulan melawan kedua negara tersebut, di tengah rangkaian serangan baru yang mengguncang sejumlah negara di Timur Tengah.

Juru bicara Garda Revolusi, Ali Mohammad Naini, menyatakan Iran mampu mempertahankan “perang intens” selama 6 bulan dengan intensitas pertempuran saat ini.

Ia juga mengatakan Iran sejauh ini baru menggunakan rudal generasi pertama dan kedua.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun dalam beberapa hari ke depan, Iran disebut akan mengerahkan rudal jarak jauh yang lebih canggih dan jarang digunakan.

Dilansir AFP, ketegangan kawasan makin meningkat setelah Israel mengumumkan serangan terhadap sejumlah komandan Iran di sebuah hotel tepi laut di pusat Beirut, Lebanon. Serangan tersebut terjadi di tengah rangkaian serangan lintas negara yang turut berdampak pada Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, hingga Kuwait.

Di saat bersamaan, Arab Saudi melaporkan berhasil mencegat gelombang drone yang menuju sejumlah target, termasuk kawasan diplomatik di ibu kota Riyadh. Kuwait juga mengungkapkan bahwa serangan drone menghantam tangki bahan bakar di bandara internasional negara tersebut.

Serangan terhadap fasilitas penyimpanan bahan bakar penerbangan Kuwait memicu kekhawatiran baru terhadap stabilitas pasokan energi global. Situasi itu diperparah setelah perusahaan minyak nasional Kuwait mengumumkan pemangkasan produksi minyak mentah akibat ancaman terhadap Selat Hormuz, jalur strategis yang dilalui sekitar seperlima perdagangan minyak dan gas dunia.

Baca Juga:  Jokowi Buka Suara Usai Disinggung Yaqut di Kasus Korupsi Kuota Haji

Di Iran sendiri, pemerintah menuduh AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sebuah depot minyak di ibu kota Teheran pada Sabtu. Serangan tersebut menjadi laporan pertama yang menyasar infrastruktur minyak Republik Islam sejak konflik dimulai.

Militer Israel mengonfirmasi bahwa mereka menargetkan sejumlah fasilitas penyimpanan bahan bakar di Teheran.

Israel menyebut serangan itu menyasar sejumlah fasilitas BBM Iran yang digunakan untuk mengoperasikan infrastruktur militer.

Militer Israel juga meluncurkan gelombang serangan baru di seluruh pada Minggu.

Serangan tersebut terjadi setelah Israel melakukan serangan presisi terhadap sejumlah “komandan kunci” di Pasukan Quds, unit operasi luar negeri IRGC, di sebuah hotel yang terletak di kawasan wisata pusat Beirut.

Kementerian Kesehatan Lebanon menyatakan sedikitnya empat orang tewas akibat serangan di hotel tersebut.

Adapun Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan negaranya akan melanjutkan operasi militer terhadap Iran dengan kekuatan penuh.

Ia sebelumnya menyatakan Israel akan melanjutkan perang “dengan seluruh kekuatan kami.”

Netanyahu juga disebut memiliki rencana untuk menghapus kepemimpinan Iran setelah serangan gabungan AS-Israel pekan lalu menewaskan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang kemudian memicu konflik regional yang lebih luas.

Sumber : cnbcindonesia.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.beranda-informasimedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan
Amran Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas Buntut Kasus Oplos Beras Subsidi
Jual Solar Subsidi 300 Liter, Sopir Dump Truck di Aceh Ditangkap Polisi
Update Pemilu Israel: Exitpoll Belum Clear, Gadi Eisenkot Klaim Menang
Rakyat Serbia Rayakan Tumbangnya Vucic yang Berkuasa Sejak 2014
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp18.050 Pagi Ini
6 Juta Anak Selamat Berkat Polri-BNN Bongkar Lab Narkoba 1,2 Ton di Aceh
RI Resmi Pangkas Ekspor Gas, Singapura Beri Respons Tak Terduga
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Amran Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas Buntut Kasus Oplos Beras Subsidi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Update Pemilu Israel: Exitpoll Belum Clear, Gadi Eisenkot Klaim Menang

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Rakyat Serbia Rayakan Tumbangnya Vucic yang Berkuasa Sejak 2014

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp18.050 Pagi Ini

Berita Terbaru

Internasional

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:24 WIB