Trump Umumkan Kapal Induk Terbesar Dunia Akan Berangkat ke Timur Tengah

- Penulis

Minggu, 15 Februari 2026 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIM | Jakarta – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa kapal induk kedua akan segera menuju Timur Tengah, meningkatkan ancaman militer terhadap Iran di tengah negosiasi mengenai program nuklirnya.
“Kapal itu akan segera berangkat,” kata Trump kepada wartawan pada hari Jumat (13/2) waktu setempat, ketika ditanya tentang laporan bahwa kapal induk USS Gerald R. Ford akan dipindahkan dari Karibia ke Timur Tengah.

“Jika kita tidak mencapai kesepakatan, kita akan membutuhkannya,” cetusnya, dilansir kantor berita AFP, Sabtu (14/2/2026).

Kapal induk USS Gerald R. Ford merupakan kapal induk terbesar di dunia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Washington dan Teheran telah memulai pembicaraan tidak langsung pekan lalu mengenai masa depan program nuklir Iran. Trump pada hari Kamis lalu memperingatkan adanya konsekuensi “sangat traumatis” bagi Iran jika gagal mencapai kesepakatan nuklir.

Akhir bulan lalu, Trump telah mengerahkan kapal induk USS Abraham Lincoln dan kapal-kapal perang pengiringnya ke Teluk Persia. Ini dilakukan seiring Trump meningkatkan ancaman terhadap Iran atas tindakan kerasnya terhadap protes anti-pemerintah. Kapal-kapal tersebut masih berada di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Sekda Aceh Dorong Pembentukan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Aceh

Dilansir kantor berita AFP, Jumat (13/2/2026), kapal induk USS Gerald R. Ford dan kapal-kapal pengiringnya akan bergabung dengan kapal induk USS Abraham Lincoln setelah para pejabat Pentagon memerintahkannya ke Timur Tengah dari penempatannya saat ini di Laut Karibia, demikian dilaporkan oleh beberapa media AS.

USS Gerald R. Ford awalnya dikerahkan pada bulan Juni dan segera diarahkan ke Karibia sebagai bagian dari kampanye tekanan Trump terhadap Venezuela, menurut New York Times.

Beberapa pesawat tempur kapal induk tersebut berpartisipasi dalam operasi mematikan pada 3 Januari lalu di Caracas, ibu kota Venezuela yang menyebabkan penangkapan pemimpin Venezuela Nicolas Maduro, lapor New York Times.

Tidak jelas berapa lama kapal induk USS Ford atau USS Lincoln akan tetap berada di Timur Tengah.

Sumber : detik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.beranda-informasimedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang
Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB
Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi
Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan
Amran Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas Buntut Kasus Oplos Beras Subsidi
Update Pemilu Israel: Exitpoll Belum Clear, Gadi Eisenkot Klaim Menang
Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro
Pj Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan APBA 2027 dalam Rapat Paripurna DPRA
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:58 WIB

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang

Senin, 2 November 2026 - 17:56 WIB

Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Amran Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas Buntut Kasus Oplos Beras Subsidi

Berita Terbaru

Internasional

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:24 WIB