Butuh Anggaran Rp 153 T untuk Pemulihan Aceh Pascabencana

- Penulis

Minggu, 8 Februari 2026 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIM |Banda Aceh – Bencana banjir dan tanah longsor melanda 18 kabupaten/kota di Aceh akhir November lalu. Pemulihan pasca musibah itu disebut membutuhkan anggaran ratusan triliun rupiah.
Juru Bicara Pemerintah Aceh Muhammad MTA mengatakan, dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) telah diserahkan Pemerintah Aceh ke BNPB pada Selasa 3 Februari lalu. Dokumen disahkan Gubernur Muzakir Manaf itu memuat semua data kerusakan, kerugian dan rencana pemulihan secara menyeluruh.

“Dari dokumen R3P yang telah kita sampaikan, pemulihan Aceh pascabencana membutuhkan anggaran Rp 153,3 triliun,” kata MTA dalam keterangannya, Minggu (8/2/2026).

Berdasarkan rekapitulasi, kata MTA, kewenangan kementerian/lembaga atau pemerintah pusat dalam upaya pemulihan Rp 41,8 triliun, kewenangan Aceh Rp 22 triliun, kewenangan kabupaten/kota Rp. 60,43 triliun dan kewenangan masyarakat dan dunia usaha Rp 29 triliun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, tim Bappenas RI sudah turun ke Aceh untuk melakukan rapat koordinasi dengan tim Pemerintah Aceh dalam rangka penyelarasan dokumen R3P. Saat ini, BNPB masih melakukan verifikasi seluruh dokumen dan kemudian akan melakukan verifikasi faktual ke lapangan berdasarkan dokumen tersebut.

Baca Juga:  100 Hari Kerja Mualem-Dek Fadh jalankan Visi Misi, Wujudkan Kesejahteraan Rakyat

“Setelah verifikasi faktual dilakukan, BNPB akan meneruskan kepada Bappenas RI dalam rangka persiapan Rehab-Rekon pascabencana,” jelasnya.

MTA menyebutkan, berbagai langkah pemulihan masih terus dilakukan oleh pemerintah pusat dan daerah. Dia berharap Aceh segera pulih pasca bencana.

“Dalam berbagai kesempatan gubernur selalu berharap agar semua komponen untuk terus bersatu demi Aceh lebih baik, bangkit dari bencana ini,” ujarnya.

Diketahui, sejumlah daerah di Aceh berdampak parah akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor di antaranya Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, Pidie Jaya dan wilayah Gayo. Sejumlah daerah sudah masuk tahap transisi namun Aceh Tamiang masih berstatus tanggap darurat hingga 17 Februari mendatang.

Sumber : detik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.beranda-informasimedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang
Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB
Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi
Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro
Pj Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan APBA 2027 dalam Rapat Paripurna DPRA
WAGUB ACEH DEK FADH SERAHKAN BANTUAN BUFFER STOCK PENANGGULANGAN BENCANA UNTUK BENER MERIAH DAN ACEH TENGAH
WAGUB ACEH HADIRI MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1448 H DAN DOA BERSAMA PERINGATI SATU TAHUN BENCANA BANJIR DAN LONGSOR DI DATARAN TINGGI GAYO
Hadiri Verifikasi Lapangan Evaluasi PUG, Pj. Sekda Aceh Dorong Pembangunan Responsif Gender
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:58 WIB

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang

Senin, 2 November 2026 - 17:56 WIB

Kak Na Ajak Kader PKK Aceh Jaya Terlibat Aktif pada Upaya Penanggulangan TB

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Pj Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan APBA 2027 dalam Rapat Paripurna DPRA

Berita Terbaru

Internasional

Putin Undang Zelensky ke Moskow, Janji Jamin Keselamatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:24 WIB