BIM | BANDA ACEH – Pembangunan jembatan permanen Krueng Tingkeum di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen resmi dimulai.
Hal ini ditandai dengan pelaksanaan pemancangan tiang fondasi pertama yang dilakukan pada Selasa (20/1/2026), di lokasi jembatan.
Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Perwakilan Aceh, Heri Yugiantoro mengatakan, tahap awal ini menjadi langkah penting dalam pembangunan jembatan permanen pengganti jembatan lama yang sebelumnya putus akibat diterjang banjir bandang pada akhir November 2025 lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami ada di lokasi jembatan. Untuk Jembatan Krueng Tingkeum di Kuta Blang dilakukan pemancangan tiang fondasi yang pertama hari ini,” ujar Heri dikonfirmasi Serambinews.com, Selasa (20/1/2026).
Ia menjelaskan, anggaran pembangunan jembatan tersebut telah diusulkan ke Pemerintah Pusat.
Namun hingga saat ini, besaran alokasi anggaran masih belum dikunci.
“Anggarannya sudah kami usulkan ke pusat, belum ada informasi alokasi yang disediakan,” beber dia.
“Yang utama adalah jembatan permanen ini segera selesai dan berfungsi,” katanya.
Menurut Heri, pembangunan jembatan permanen ini diperkirakan membutuhkan waktu sekitar delapan bulan ke depan hingga selesai dan dapat digunakan oleh masyarakat.
Jembatan baru ini, terang Heri, akan dibangun di sisi hilir jembatan eksisting (jembatan yang sudah ada) untuk mendukung kelancaran lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan.
“Dibuat jembatan baru di sisi hilir jembatan eksisting,” paparnya.
Heri melanjutkan, bahwa setelah tahap pemancangan tiang fondasi, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pembesian dan pengecoran cap pile, pembangunan abutment, dan pilar.
Selanjutnya dilakukan pemasangan bangunan atas, pembesian lantai, pengecoran sistem lantai, hingga pengaspalan.
Sumber : serambinews.com











